Minyak light sweet diperdagangkan di level US$101.67 per barel seiring naiknya tensi politik antara Iran dan AS yang dikhawatirkan akan mengganggu pasokan minyak dari negara tersebut.
IHSG Jumat lalu (2/12) juga ditutup turun tipis 1 poin (0.03%) ke level 3,779.84 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp34 miliar dengan saham yang paling banyak di jual a.l. ASII, TLKM, EXCL, ADRO dan GGRM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, pergerakan IHSG tertahan oleh garis resistance-nya di 3,779 dengan candlestick yang membentuk pola bearish harami mengindikasikan sinyal bearish reversal.
Dari pergerakan indikator, stochastic masih bergerak uptrend dan MACD berpotensi membentuk golden cross dengan histogram yang mulai memasuki area positif. Pada perdagangan hari ini (5/12), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dikisaran 3,729-3,833 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. HRUM, ROTI dan LPCK.
News & Analysis
- JSMR : Mulai Bermain Di Properti
- KRAS : Krakatau Posco Beroperasi Kuartal I-2014
- TLKM : Buyback 30% Saham
Economy & Strategy
Economy: Krisis Datang, Pemerintah Siap Rombak APBN.
(qom/qom)











































