Perdagangan saham kemarin juga ditandai saham pendatang baru yakni ABM Investama Tbk (ABMM), sebuah perusahaan batubara. Saham ABMM berhasil ditutup menguat 2% di Rp.3825 dari harga IPO di Rp.3750. Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin mencapai Rp.2,38 triliun dengan pembelian bersih asing mencapai Rp.295,72 miliar. Pergerakan pasar secara keseluruhan masih dalam tren konsolidasi. Peluang penguatan indeks masih terbuka apabila kondisi eksternal menunjukkan perkembangan lebih baik beberapa hari ke depan. Pelaku pasar masih berpeluang melakukan pembelian pada sejumlah saham sektoral menjelang perdagangan akhir tahun. Saham-saham sektoral yang bisa dilada aksi beli selektif adalah yang bergerak di sektor barang konsusmi, ritel, infrastruktur dan pertambangan batubara. Harga minyak yang relatif tinggi juga menguntungkan bagi sektor energi.
Sementara itu perkembangan bursa global tadi malam bervariasi, bursa utama Eropa cenderung melemah, sedangkan indeks utama di Wall Street menguat terbatas. Indeks DJIA naik 0,4%, sedangkan indeks S&P 500 di Wallll Street hanya naik tipis satu poin. Penguatan indeks DJIA tadi malam dipicu optimisme pelaku pasar atas hasil positif dari pertemuan para pemimpin Uni Eropa akhir pekan ini. Sedangkan harga minyak mentah tadi malam juga kembali bergerak di atas USD101/ barrel merespon perkembangan buruk dari krisis Iran. IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi, dan berpeluang rebound meskipun terbatas dengan target resisten pertama IHSG ada di 3800, sedangkan support ada di level 3732.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan :
AALI 21950 β 22900 Trading Buy
ASII 70400-73150 Trading Buy
BMTR 1020-1110 Trading Buy
CMNP 1480-1590 Trading Buy
CTRA 520-560 Buy on Weakness
ISAT 5500-5850 Spec Buy
MEDC 2450-2525 Spec Buy
JSMR 3800-3950 Trading Buy
PTBA 16850-17750 Buy on Weakness
BUMI 2075-2200 Trading Buy
(ang/ang)











































