First Asia Capital: Penguatan Lanjutan Bisa Terjadi

First Asia Capital: Penguatan Lanjutan Bisa Terjadi

- detikFinance
Kamis, 08 Des 2011 09:14 WIB
First Asia Capital: Penguatan Lanjutan Bisa Terjadi
Jakarta - Pelaku pasar pada perdagangan kemarin mulai melakukan pembelian balik menyusul kondusifnya perkembangan pasar kawasan regional maupun global. IHSG berhasil ditutup di level tertinggi harian yakni di 3793,235, atau menguat 40,561 poin (1,08%). Penguatan ini terutama ditopang penguatan sejumlah saham unggulan seperti saham Grup Astra dan perbankan, serta sejumlah saham lapis dua seperti saham Grup Bhakti. Secara technical IHSG berpeluang menembus level 3800 dengan target resisten ada di 3840 (retracement 31,8%).

Sementara itu perkembangan bursa global tadi malam berlangsung bervariasi. Pelaku pasar masih menannti hasil pertemuan pemimpin Uni Eropa akhir pekan ini, yang diharapkan bisa memberikan solusi konkrit atas krisis utang di kawasan tersebut. Indeks DJIA di Wall Street tadi malam menguat tipis 0,17%, sedangkan indeks utama sejumlah bursa Eropa ditutup melemah di bawah 0,5%. Harga minyak mentah tadi malam di AS juga terkoreksi ke USD100,49/barrel merespon meningkatnya persediaan minyak di negara tersebut.

Perkembangan bursa global yang masih dalam tren konsolidasi, seiring meningkatnya resiko pasar, membuat pergerakan indeks juga cenderung sideways. Sepanjang tahun ini IHSG hanya menguat 1,33% (YTD), padahal rata-rata laba emiten hingga kuartal ketiga tahun ini masih tumbuh 27%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan tingkat bunga acuannya yang diperkirakan masih akan bertahan di level 6%. Pada perdagangan hari ini peluang penguatan lanjutan masih akan terjadi dan IHSG akan menguji level resisten di 3840. Sedangkan support ada di 3766. Peluang penguatan diperkirakan cenderung akan melanda saham-saham perbankan, barang konsumsi, dan infrastruktur serta sektor terkaitnya.

IHSG S1 3766 S2 3720 ; R1 3840 R2 3870

Saham Pilihan :
BUMI 2100-2300 Sell on Strength
AALI 21950 – 22750 Trading Buy
AKRA 2950-3100 Trading Buy
BBCA 7950-8200 Trading Buy
DEWA 68-75 Spec Buy
LPCK 1750-2100 Sell on Strength
MAPI 5250-5600 Maintain Buy
ENRG 151-164 Trading Buy
ADRO 1980-2150 Trading Buy
SMCB 2025-2300 Sell on Strength

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads