Minyak light sweet diperdagangkan di level US$98.21 per barel ditengah spekulasi mengenai krisis utang yang sedang dihadapi oleh Uni Eropa akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.
IHSG kemarin (8/12) ditutup turun 11.47 point (-0.30%) ke level 3,781.76 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp180 miliar dengan saham-saham yang paling banyak di beli a.l. BBRI, SMGR, BMRI, UNTR dan ASII.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG gagal melanjutkan penguatannya dan kembali bergerak sideways. Indikator stochastic masih bergerak di area overbought sementara RSI kembali bergerak melandai.
Pada perdagangan hari ini (9/12), IHSG diperkirakan akan melanjutkan penurunannya dan bergerak dikisaran 3,748-3,814 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, MYOR dan SMRA.
News & Analysis
- KRAS : Krakatau Steel Genjot Bisnis Baja Otomotif
- NIKL : Incar Pendapatan Rp1,96 Triliun
- TOTL : Incar Pendapatan Rp1,7 Triliun
Economy & Strategy
Economy: BI Rate Ditahan 6%.
(qom/qom)











































