First Asia Capital: IHSG Bergerak di Rentang Sempit

First Asia Capital: IHSG Bergerak di Rentang Sempit

- detikFinance
Jumat, 09 Des 2011 09:14 WIB
First Asia Capital: IHSG Bergerak di Rentang Sempit
Jakarta - Perdagangan saham kemarin kembali diwarnai aksi ambil untung menyusul kondisi pasar saham Asia yang kembali tertekan. IHSG kembali terkoreksi setelah sehari sebelumnya mengalami penguatan 1%. Bursa Asia yang umumnya bergerak di teritori negatif menjadi faktor utama koreksi yang terjadi kemarin. IHSG sempat melemah 31 poin pada sesi pertama perdagangan, namun aksi beli balik pada satu jam sebelum penutupan berhasil membuat IHSG ditutup hanya terkoreksi 11,474 poin atau 0,3% di posisi 3781,761. Aksi beli balik terutama terjadi pada saham BBRI, PGAS, dan JSMR. Sedangkan aksi jual kemarin terutama melanda saham pertambangan batubara. Namun volume transaksi secara keseluruhan di Pasar Reguler hanya Rp.2,2 triliun turun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai Rp.3 triliun.

Pelaku pasar masih menanti perkembangan mengenai hasil pertemuan para pemimpin Uni Eropa akhir pekan ini yang diharapkan bisa memberikan kepastian mengenai penyelesaian krisis utang di zona Euro. Kemarin, seperti yang telah diperkirakan sebelumnya, BI mempertahankan tingkat bunganya pada level 6%. Sementara itu perkembangan dari global market, sejumlah indeks bursa utama dunia mengalami tekanan jual tadi malam. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street masing-masing terkoreksi 1,63% dan 2,11%. Hal yang senada juga terjadi di bursa Eropa. Koreksi yang terjadi di pasar saham global tersebut dipicu pernyataan Presdiden ECB yang mengecewakan pasar. Pernyataan tersebut meredam spekulasi dimana bank sentral Uni Eropa tersebut akan meningkatkan pembelian obligasi negara di pasar sehingga menekan kembali ekspektasi pasar atas penyelesaian krisis utang zona Euro. Selain itu ECB juga mengungkapkan bank-bank di kawasan tersebut membutuhkan tambahan dana segar hingga Euro114,7 miliar, naik dari sebelumnya Euro106 miliar untuk memperkuat modal. Pernyataan ini menyebabkan yield obligasi Italia dan Spanyol kembali meningkat, nilai tukar Euro kembali melemah, dan harga sejumlah komoditas seperti minyak mentah dan emas turun. Padahal pada sesi awal perdagangan pasar merespon positif keputusan ECB memangkas kembali tingkat bunga acuannya sebesar 25 bp menjadi 1%, terendah sejak 2009 lalu. Masih tidak menentunya penanganan krisis utang zona Euro dan hasil pertemuan para pemimpin Uni Eropa akhir pekan ini membuat pasar bergerak fluktuatif. Hal ini juga akan mempengaruhi perdagangan saham pada akhir pekan ini. IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif dengan rentang sekitar 30-50 poin dengan kecenderungan melemah. Level suppport indeks ada di 3733, sedangkan resisten di 3795.

IHSG S1 3733 S2 3748 ; R1 3795 R2 3810

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham Pilihan :
BUMI 2125-2300 Buy on Weakness
BBRI 6550 – 7000 Buy on Weakness
PGAS 3175-3300 Sell on Strength
SMCB 2025-2150 Sell on Strength
ADRO 1980-2150 Buy on Weakness
BNBR 50-53 Spec Buy
HRUM 7050-7750 Buy on Weakness
EXCL 4400-4800 Buy on Weakness
UNSP 265-290 Buy on Weakness
BBNI 3800-4000 Buy on Weakness

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads