Jakarta - IHSG bergerak melemah pada perdagangan kamis kemarin, dan ditutupdengan penurunan sebanyak 11 points dan tutup di level 3,781.7 (-0.30%). Beberapa saham yang menjadi penggerak market untuk hari ini adalah BBCA, ASII, BMRI, INTP dan ISAT. Sementara pemberat IHSG adalah EMTK, BBRI, PGAS dan EXCL. Asing tercatat masih melakukan net buy sebesar Rp 199 Miliar, dengan saham yang paling banyak diburu adalah BBRI, SMGR, BMRI, UNTR, dan ASII. Value perdagangan pun relatif sepi, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 2.9 triliun. Sementara dari regional, bursa-bursa Asia juga cenderung mengalami penurunan. Nikkei ditutup turun -0.66%, Hang Seng -0.69%, dan KOSPI -0.37%. Tipis nya pergerakan pada bursa kemarin, karena investor cenderung untuk menunggu hasil rapat para pemimpin Uni Eropa untuk penyelasaian masalah utang di sana.
Semalam, bursa regional terkoreksi akibat munculnya kekhawatiran investor terhadap perlambatan penyelesaian krisis hutang Eropa setelah Jerman menolak untuk menambah dana bail out dan European Central Bank juga menyatakan bahwa mereka tidak akan meningkatkan pembelian obligasi negara-negara di Eropa. Dow turun -1.63%, DAX -2.01%, dan FTSE -1.14%. Impact dari penurunan pada bursa US dan Eropa berimbas ye bursa Asia yang pagi ini ikut terkoreksi. Dari komoditas Oil WTI ikut tergerus turun ke USD98/brl atau turun sebesar -2.14%.
Trading Idea
Gudang Garam (GGRM IJ) saat ini adalah salah satu perusahaan rokok dengan market share terbesar di Indonesia. GGRM sendiri saat ini menjadi satu-satu nya produsen rokok dengan likuiditas yang tinggi dbandingkan HMSP dan RMBA. Sepamjamg 2011. GGRM juga menjadi saham dengan kenaikan yang paling menarik. Rencana kenaikan cukai untuk 2012 diperkirakan tidak akan terlalu banyak mempengaruhi marjin perusahaan, karena kenaikan cukai ini bisa di offset dengan menaikan harga jual rokok mereka. Berdasarkan konsensus di Bloomberg, harga wajar untuk GGRM ada di Rp65,600.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semen Gresik (SMGR IJ) menjadi salah satu saham yang paling banyak dikoleksi asing selama sebulan terakhir. Emiten sendiri berencana untuk menguasai bisnis dari hulu ke hilir dengan rencana nya untuk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara dan Kertas Kraft Aceh (KKA). KKA sendiri adalah produsen kantong semen terbesar di Indonesia, dengan penjualan nya 65% di dalam negeri dan 35% di eksport. Saat ini SMGR pun masih menjadi saham yang diperdagangkan dengan harga termurah dengan PER 14.5x, masih dibawah SMCB 17.x dan INTP 16.9x.
Special Mention: MBSS & SSIA
(ang/ang)