OSK Nusadana: IHSG Kena Imbas Koreksi Bursa Global

OSK Nusadana: IHSG Kena Imbas Koreksi Bursa Global

- detikFinance
Senin, 12 Des 2011 10:05 WIB
Jakarta - Pada perdagangan di hari terakhir pekan kemarin, IHSG ditutup turun 22 points dan tutup di level 3,759.6 (-0.59%). Beberapa saham yang menjadi penggerak market adalah ASII, BBNI, JSMR, dan BUMI. Sementara pemberat IHSG adalah UNTR, ADRO, UNVR dan GGRM. Value pada perdagangan kemarin tercatat dibawah rata-rata perdagangan, yang hanya Rp2.7 triliun. Asing tercatat masih melakukan net sell sebesar Rp 250 Miliar. Pada perdagangan akhir pekan kemarin, bursa Dow Jones ditutup menguat sebesar +1.55% dan tutup di level 12,184 (+187 pts) setelah keyakinan investor kembali membaik menyusul rencana para pemimpin di negara Eropa untuk menaikan dana bailout. Sentimen positif lain nya antara lain naik nya kepercayaan konsumen AS yang diatas ekspektasi pasar. Beberapa saham yang menjadi penggerak utama IHSG pada bulan ini dan tahun 2011:

Trading Idea
Pagi ini IHSG diharapkan dapat mengikuti penguatan seperti bursa Asia yang kembali positif. Pagi ini Nikkei 225 naik sebesar 1,45%. Kospi naik 1,5%, dan indeks S&P/ASX 200 menguat 1,25%. Harga Komoditas pun kembali membaik dengan seiring membaik nya sentimen dari Eropa. Tercatat harga Oil WTI kembali menguat ke USD 99.1 per barrel (+1.07%). Hal ini diharapkan dapat memberikan sentimen yang baik terhadapa saham-saham berbasis energy.

Dari Kalimantan, update terbaru mengenai perkembangan jembatan Kutai mulai menemui titik cerah. Pemerintah setempat kembali membuka jalur Sungai Mahakam di areal ambruknya Jembatan Kutai sehingga tongkang bermuatan batubara sudah dapat kembali melewat area tersebut baik itu menuju hulu Sungai Mahakam maupun sebaliknya. Beberapa saham yang akan terkena sentimen positif dari hal ini antara lain:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harum Energy (HRUM IJ): Sampai dengan September 2011 kemarin, emiten mencatatkan laba bersih Rp 1,31 triliun, naik 130% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Volume penjualan perseroan pun meningkat +32% sampai dengan 3Q11. Kami masih merekomendasikan BUY untuk HRUM dengan Fair value di Rp 9,900 atau setara dengan 12PEf 8.7x.

Indotambangraya Megah (ITMG IJ): ITMG yang kontribusi produksi nya mencapai 28% di daerah tersebut pun diharapakan akan mendapat sentimen positif dari dibuka nya kembali jalur di sungai Mahakam. Sampai dengan 9M11, perfromance laporan keuangan ITMG pun sangat positif. Tercata, laba 9M11 y-o-y perusahaan naik sebesar +95% yang antara lain disebabkan kenaikan penjualan bersih sebesar +37%.

Medco Energy (MEDC IJ): MEDC masih menarik untuk dikoleksi melihat perusahaan ini adalah pemain Oil dan gas terbesar yang terdaftar di IHSG. Fundamental target price untuk MEDC ada di kisaran Rp3200, merefleksikan PE12f 11.9x dan PBV12f 1.1x.

Special Mention: SSIA

Technical view: IHSG hari ini cenderung naik mengingat daily risk saat ini sekitar level 32.12 %. Disisi lain indikator teknikal secara umum masih bergerak negatif dan jika terjadi kenaikkan berpotensi untuk distribusi. Resistance terdekat diperkirakan sekitar level 3,777.8 dan support di level 3,739.5. Jika hari ini IHSG tidak mampu bertahan di sekitar level 3,777.8 diperkirakan koreksi akan kembali terjadi dalam minggu ini dan menguji kembali level support kuat di 3,726.80.

Stock Pick:
1. Bank Negara Indonesia (BBNI), SoS
2. Sentul City (BKSL), SoS
3. Summarecon Agung (SMRA), SoS

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads