Minyak light sweet diperdagangkan mendekati level US$100 per barel ditengah kekhawatiran akan berkurangnya supply minyak dari Teluk Persian setelah Iran berencana melakukan latihan simulasi militer untuk menutup Selat Hormuz, yang merupakan jalur distribusi minyak dari dari kawasan tersebut.
IHSG kemarin (13/12) ditutup turun 29 poin (-0.75%) ke 3,763.57 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp273 miliar dengan saham-saham yang paling banyak di jual a.l. TLKM, BBNI, INDF, ADRO dan GGRM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, koreksi IHSG kemarin (13/12) tertahan oleh garis support MA200-nya.
Waspadai indikator stochastic yang terlah membentuk deathcross di area overbought dengan MACD histogram yang bergerak memendek di area positif.
Pada perdagangan hari ini (14/12), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dikisaran 3,715-3,793 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. IMAS, INTP dan BJBR.
(etr/ang)











































