First Asia Capital: IHSG Bergerak dalam Tren Konsolidasi

First Asia Capital: IHSG Bergerak dalam Tren Konsolidasi

- detikFinance
Rabu, 14 Des 2011 09:10 WIB
Jakarta - Minimnya insentif positif di pasar dan kondisi pasar global yang kembali berfluktuatif membuat pergerakan indeks cenderung di teritori negatif. Saham-saham pertambangan dan perbankan terlihat banyak di lepas investor. Sedangkan saham properti dan kontraktor pertambangan masih dilanda aksi beli selektif. IHSG sempat anjlok 49 poin namun berhasil ditutup sedikit membaik, turun 28,570 poin ditutup di 3763,579. Volume dan nilai transaksi di Pasar Reguler pada perdagangan kemarin meningkat mencapai 3,90 miliar saham dan Rp.3,78 triliun dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang hanya 3,73 miliar saham senilai Rp.2,98 triliun. Tekanan jual pada perdagangan kemarin juga dipicu oleh arus dana asing yang keluar, terlihat dari nilai penjualan bersih asing mencapai Rp.796,72 miliar.

Kondisi pasar global dan kawasan yang kembali memburuk telah mempengaruhi iklim pasar. Pada perdagangan hari ini pergerakan pasar diperkirakan masih akan bervariasi. Perkembangan pasar global yang masih bergerak di teritori negatif membuat iklim pasar kurang menarik. Tadi malam indeks DJIA di Wall Street kembali melemah 0,55%. Kekhawatiran memburuknya krisis utang zona Euro dan hasil The Fed Meeting yang tidak memberikan sinyal stimulus lanjutan membuat pelaku pasar cenderung melepas aset-asetnya.

Sementara itu harga minyak tadi malam menguat hingga kembali menembus level USD100/ barrel. Kenaikan harga minyak ini dipicu kekhawatiran pasar atas gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah setelah Iran diberitakan akan menutup Selat Hormuz apabila barat melakukan tekanan terhadap negara tersebut terkait dengan nuklirnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini perdagangan diperkirakan masih akan bergerak dalam tren konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Namun peluang koreksi bisa dimanfaatkan melakukan pembelian bertahap atas saham-saham emiten yang bergerak di sektor perbankan, otomotif, pertambangan batubara, dan energi mengingat kinerja emiten-emiten tersebut yang masih tumbuh positif. IHSG diperkirakan akan cenderung melemah dengan support di 3740 dan 3717. Sedangkan peluang penguatan akan menguji level resisten di 3789.

IHSG S1 3740 S2 3717 ; R1 3789 R2 3814

Saham Pilihan :
PGAS 3100-3250 Trading Buy
BUMI 2125-2300 Buy on Weakness
ELTY 107-117 Trading Buy
PTBA 16900-17300 Trading Buy
BMRI 6400-6700 Buy on Weakness
BBNI 3775-3925 Buy on Weakness
BISI 850-970 Trading Buy
ADMG 590-630 Trading Buy
AKRA 2950-3200 Trading Buy
ADRO 1830-1920 Buy on Weakness
CTRP 480-540 Sell on Strength

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads