Value perdagangan pun relatif meningkat dengan value perdagangan Rp 4.4 Triliun dan Volume 8.6 juta lot turun dibandingkan volume di perdagangan hari-hari sebelum nya. Sementara dari regional, bursa-bursa Asia ditutup melemah Nikkei ditutup turun -1.66%, Hang Seng -1.78%, dan KOSPI -2.08%.
Penurunan IHSG pada perdagangan kemarin banyak dipengaruhi oleh sentimen yang datang dari luar negeri. Bernanke mengatakan bahwa The Fed tidak akan menambah bantuan dana kepada perbankan Eropa. Selain itu dikabarkan bahwa industri manufaktur di China kemungkinan juga akan mengalami pelemahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semalam, bursa regional menguat dengan Dow +0.38%, FTSE +0.63%, dan DAX +0.98%. Data ekonomi yang posiftif di US menjadi pemicu kenaikan bursa di negara tersebut setelah beberapa terkoreksi. Sementara, harga komoditas masih terdorong penurunan harga, Oil WTI melemah ke USD93.8/brl (-1.14%) dan CPO turun -2.69%.
Trading Idea
Dengan dinaikan nya rating hutang jangka panjang menjadi BBB- diharapkan akan semakin menarik banyak minat investor ke dalam negeri. Selain aliran dana ke capital market dan pasar uang, foreign direct investment pun diharapkan akan meningkat.
Dengan penurunan IHSG di beberapa hari terakhir, membuat valuasi dari beberapa saham-saham unggulan menjadi lebih murah. Saham-saham seperti Perbankan diharapkan akan terkena impact positif lebih dulu. BMRI, BBRI, dan BBCA menjadi saham yang dapat dikoleksi. Sektor infrastruktur juga diharapkan masih dapat menguat, melihat foreign direct investment yang semakin deras mengalir di masa yang akan datang. WIKA, JSMR, dan SSIA masih layak untuk dikoleksi. Begitu juga saham dari property dan automotive seperti ASRI dan ASII.
Technical view: IHSG hari ini diperkirakan cenderung naik dengan menguji level resistance terdekat sekitar 3,748.4 dan support di level 3,682.6. Indikator MFI Optimized terlihat berhasil bottom reversal di support trendline, sementara indikator RSI Optimized akan test di support trendline dengan peluang naik lebih lanjut. Dengan daily risk saat ini sekitar level 23.29% terlihat potensi kenaikkan lebih lanjut. Kenaikkan akan berlanjut jika IHSG minimal mampu bertahan di level 3,748.44. Technical pick untuk hari ini antara lain:
- Charoen Phokphand Indonesia (CPIN), Acc.Buy
- Kalbe Farma (KLBF), Acc.Buy
- PP London Sumatera Indonesia (LSIP), Acc. Buy











































