Kembali ke IHSG, penurunan terbesar dialami oleh sektor Aneka Industri yang anjlok β3.66% dan diikuti oleh sektor Manufaktur yang turun β2.14%. Satu satunya sektor yang ditutup positif adalah sektor Perkebunan yang naik +0.80%. Dari sisi emiten, turunnya harga nickel untuk penyerahan 3 bulan ke depan sebesar β4.9% membuat harga saham INCO terkoreksi β1.6% dan ANTM turun β1.2%. Harga saham MEDC anjlok β4.1% setelah harga future minyak mentah turun β5.25 ke USD 94.95/barrel di pasar New York.
Membaiknya data ekonomi angkat Wall Street. Pasar saham Amerika mengalami kenaikan pada perdagangan kemarin, ditopang membaiknya data ekonomi serta earnings surprise dari FedEx Corp. Initial Jobless Claim turun ke level 366 ribu applicant, dari sebelumnya sebanyak 381 ribu applicant, dimana angka ini merupakan level terendah dalam 3 tahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia raih investment grade, pasar saham kami prediksi rebound (Range : 3,670 β 3,730). Langkah Fitch Ratings menaikkan peringkat utang jangka panjang Indonesia berdenominasi rupiah dan valas ke level BB+ dari sebelumnya BBBβ dengan outlook stabil, dimana hal ini membuat Indonesia kembali masuk ke level investment grade, kami perkirakan menjadi katalis positif bagi IHSG hari ini. Dari sisi teknikal, IHSG kembali melemah pada perdagangan kemarin berada di level 3,701.
Indeks sempat mencoba untuk melewati support level di 3,670 namun hingga akhir sesi bursa mampu bertahan di atasnya. Potensi pelemahan masih mungkin terjadi pada indeks, namun penguatan yang terjadi di akhir sesi kemarin sebagaimana tampak pada candle dan atau menguatnya kembali indeks di atas support level 3,670 berpeluang untuk menahan laju pelemahannya yang dimungkinkan untuk berbalik menguat menuju resistance level terdekat di 3,730. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.
(dnl/dnl)











































