First Asia Capital: Risiko Krisis Eropa MakinTinggi

First Asia Capital: Risiko Krisis Eropa MakinTinggi

- detikFinance
Selasa, 20 Des 2011 09:07 WIB
First Asia Capital: Risiko Krisis Eropa MakinTinggi
Jakarta - IHSG berhasil ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif. IHSG tercatat naik 0,05% menjadi 3770.287. Volume transaksi berada di bawah rata-rata transaksi harian pada minggu lalu. Asing juga melakukan pembelian bersih sebesar Rp. 262 miliar. Adanya sentimen positif dari dalam negeri yaitu dinaikkannya peringkat utang jangka 8 bank besar di Indonesia sehingga masuk dalam level investment grade berhasil menjaga indeks tidak mengikuti bursa asia yang rata-rata di tutup melemah. Beberapa sektor yang berhasil naik kemarin adalah consumer goods, manufaktur dan sektor industri lain-lain.

Sementara semalam indeks dunia lainnya ditutup melemah seperti DJIA -0.84%, S&P 500 -1.17%.Padahal pada awal perdagangan sempat menguat sampai 0,3%. Hal tersebut dikarenakan adanya berita para menteri keuangan Eropa setuju untuk mengucurkan dana talangan baru sebesar USD 195 miliar melalui IMF. Dana tambahan ini akan dipakai untuk membantu mengatasi krisis utang negara-negara Eropa. Namun kenaikan tersebut tidak bertahan lama sehingga akhirnya indeks DJIA dan S&P di tutup negatif. Penurunan tersebut karena adanya pernyataan dari presiden European Central Bank yang mengatakan bahwa masih tingginya resiko ekonomi dan regulasi hukum yang berlaku melarang dia untuk meningkatkan pembelian obligasi pemerintah dalam rangka mengatasi krisis. Selain itu menteri keuangan Uni Eropa juga gagal menyepakati peningkatan plafon dana penyelamatan. Dua hal diatas mencerminkan masih lambatnya penyelesaian krisis di Eropa.

Untuk perdagangan hari ini, indeks akan bergerak konsolidasi. Masih tingginya resiko krisis dan masih lamanya penyelesaian krisis Eropa dapat kembali menekan indeks. Akan tetapi sentimen dalam negeri masih positif yaitu dengan naiknya peringkat utang sejumlah bank sehingga level investment grade akan membuat dana asing masuk ke pasar saham Indonesia. Indeks AORD pagi ini dibuka melemah -0.254 sementara Nikkei positif 0.573. Indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Masih tingginya resiko pasar membuat pelaku pasar akan melakukan profit taking pada saat penguatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG R2:3790 R1:3780 S1:3757 S2:3745

Saham Pilihan :
ASII 71000-75000 Trading Buy
BBRI 6700-7000 Maintain Buy
PGAS 3100-3275 Trading Buy
BMRI 6650-7000 Maintain Buy
KIJA 189-210 Sell on Strength
ENRG 156-164 Trading Buy
AKRA 2900-3100 Trading Buy
KLBF 3300-3600 Trading Buy
CPIN 2175-2475 Trading Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads