Pada penutupan kemarin, bursa regional bergerak menguat dengan Dow naik +0.51%, FTSE +1.25%, dan DAX +1.05%. Sementara dari komoditas, sinyal kenaikan permintaan yang semakin meningkat menyebabkan Oil WTI terus menguat dan naik +0.97% dan tutup di harga USD99.4/brl, hal serupa dialami CPO yang naik +0.81%
Trading Idea
Seiring penguatan harga Oil, beberapa saham yang berbasiskan komoditas energi menarik untuk diperhatikan, antara lain HRUM, PTBA, dan ENRG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan Tambang Bukit Asam (PTBA) menguat cukup tinggi pada perdagangan kemarin, PTBA tutup di harga 17,000 (+3.03%). Emiten melaporkan bahwa Posisi Sukrisno sebagai Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) resmi digantikan oleh Milawarma yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional dan Produksi perseroan. Selain itu ada beberapa update terbaru dari emiten antara lain; (i) RUPS perusahaan yang menyetujui buyback saham sebesar 5%, (ii) Capex 2012 yang sebesar Rp1.7 triliun (+23.5 y-o-y), dan (iii) rencana perusahaan untuk membangun satu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar 2x620 MW di Mulut Tambang Banko di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, senilai USD1,59 miliar atau setara Rp14,437 triliun. Perusahaan yang berbasiskan domestic demand ini cukup aman dengan turun nya permintaan yang dapat terjadi. Meskipun volume penjualan turun 4% (qoq), tapi PTBA masih dapat mencetak kenaikan +68% (9M10-9M11, yoy). Sebagai emiten dengan domestik eksposur yang tinggi, ASP yang lebih baik, solid balance sheet, dan potensi pertumbuhan ke depan seiring peningkatan infrastruktur, kami merekomendasikan BUY untuk PTBA dengan fair value di Rp22,200 atau merefleksikan 12PEf 9.9x.
Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan bahwa anak perusahaannya, EMP International (BVI) Limited, telah mengakuisisi CNOOC ONWJ Ltd yang menguasai 36,7% kepemilikan di blok Offshore Northwest Java PSC (ONWJ) dengan nilai sekitar US$ 212 juta. ONWJ saat ini dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) dan dalam 9 bulan pertama tahun 2011 telah berproduksi dengan rata-rata volume 62.000 barel ekuivalen per hari. ENRG menarik untuk diperhatikan setelah mereka berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp48 miliar pada 3Q11 setelah di dua tahun berturut-turut mengalami net-loss, dengan PBV ENRG saat ini masih di 1.2x.
Technical view: Kenaikkan IHSG hari ini diperkirakan masih cenderung mixed to up dengan perkiraan resistance terdekat di level 3,813.8 dan support di 3,780.7. Dengan volatilitas yang tidak terlalu tinggi diperkirakan penutupan IHSG hari ini masih sekitar level 3,800. Secara umum pada indikator terlihat masih terlihat potensi kenaikkan lebih lanjut untuk minggu depan dengan catatan IHSG harus mampu bertahan sekitar level 3,800 diatas. Daily risk saat ini di level 41.64 %. Technical stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), BoW
2. Gudang Garam (GGRM), BoW
3. Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), Acc.Buy
(ang/ang)











































