Minyak light sweet diperdagangkan di level US$99.84 per barel menanggapi tingginya resiko di Eropa yang dikhawatirkan akan mengganggu jumlah demand atas minyak.
IHSG kemarin (28/12) ditutup turun 20 poin (-0.53%) ke level 3,769.21 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp61.7 miliar dengan saham yang paling banyak di beli adalah TLKM, BMRI, BBNI, ADRO dan GGRM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG terkoreksi dan tutup di bawah garis support MA200-nya. Indikator stochastic membentuk deathcross di area overbought dengan RSI yang bergerak downtrend.
Pada perdagangan hari ini (29/12), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dikisaran 3,728-3,811 dengan kecenderungan terkoreksi dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AKRA, MYOR dan BTEL.
News & Analysis
- CMNP : Proyeksi Laba Naik Tipis 3,45%
- INAF : Perbesar Porsi Ekspor Jadi 25%
- WINS : Raih USD45 Juta Dari IFC
Economy & Strategy
Economy: SBY Resmikan 3 PLTU di Jawa 1.600 MW.
(qom/qom)











































