Jakarta - Pada perdagangan Jumat (30/12/11) Indeks Dow Jones ditutup turun 69,48 poin (-0.57%) ke 12,217.56 ditengah aksi wait and see investor terkait dengan penyelesaian krisis utang Eropa dan politik Timur Tengah yang mulai bergolak.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$99 menyusul dikeluarkannya undang-undang oleh AS yang mengatur sanksi baru bagi Iran (Defense Authorization Act) dan menyasar aspek Bank Sentral serta sektor finansial Iran.
IHSG kemarin (30/12) ditutup naik 13 poin (+0.34%) ke level 3,821.99 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp427.81 miliar dengan saham yang paling banyak di beli adalah UNTR, GGRM, BMRI, SMGR dan ITMG. Rupiah terapresiasi 6 poin ke level 9,069 per Dollar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, pada perdagangan Jumat (30/12) IHSG berhasil menguat dengan tutup tepat di resistancenya di level 3821 apabila level tersebut berhasil ditembus maka resistance terdekat IHSG selanjutnya berada di 3833. Dari pegerakan indikator, stochastic berhasil membentuk golden cross sementara RSI bergerak uptrend. Pada perdagangan Senin (2/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3779-3875. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. SMCB dan GJTL.
(etr/ang)