Jakarta - IHSG menutup perdagangan di awal 2012 dengan melemah 0,34% ke level 3.809,14. Aksi profit taking setelah libur tahun baru di saham-saham unggulan, berita negatif defisit anggaran Spanyol lebih besar dari prediksi awal, dan data manufaktur Korea Selatan pada Desember merosot ke level terendahnya selama 3 tahun mendorong koreksi IHSG. Pengumuman inflasi Desember yang masih stabil 0,57% sehingga selama 2011 inflasi di level 3,79% tidak mampu memberi sentimen positif bagi bursa. Hanya sektor property yang berhasil menguat +0,4% sedangkan indeks sektoral lainnya berkontribusi pada pelemahan IHSG dipimpin oleh sektor infrastruktur (-0,9%) dan perdagangan & jasa (-0,6%). Bursa regional sebagian besar masih libur merayakan tahun baru 2012, sementara itu bursa regional yang buka kemarin ditutup variatif. Asing cetak net buy sebesar Rp 11 miliar. Saham-saham yang berada di posisi top gainers diantaranya TOTO naik Rp 9.500, IMAS naik Rp 300, GGRM naik Rp 250, dan TPIA naik Rp 250. Sedangkan saham-saham yang merupakan top losers adalah CNTX turun Rp 800, ADMF turun Rp 500, UNTR turun Rp 350, dan ASII turun Rp 300.
Bursa Eropa menguat di perdagangan pertama tahun ini dipicu oleh indeks manufaktur Jerman meningkat dari 47,9 di November menjadi 48,4 di Desember 2011. Sementara itu, aktivitas manufaktur negara-negara zona euro menurun di Desember. Saham-saham defensive seperti E.On dan GDF-Suez memimpin penguatan. Sementara itu bursa AS masih belum dibuka menyusul libur tahun baru 2012.
Bursa regional di hari ini telah aktif membuka perdagangan dengan dibuka cenderung positif dimana indeks KOSPI +1,9%; KLSE -0,5%; dan STI +0,6%. Untuk perdagangan hari ini, IHSG kami perkirakan berpotensi kembali tertekan seiring kontraksi aktivitas manufaktur negara zona euro namun tidak tertutup kemungkinan menguat mengikuti bursa regional. Level support dan resistance IHSG kami prediksi di kisaran 3.769,75-3.830,60. Kami sarankan investor agar tetap mencermati saham yang memiliki fundamental baik, seperti: ASII, ITMG, PTBA, ADRO, JSMR, SMGR, LSIP, BBRI dan BMRI.
(ang/ang)