Jakarta - Pada awal tahun 2012 IHSG dibuka dengan negatif dengan terkoreksi 0.02%. Sentiment negatif ini berkelanjutan hingga penutupan perdagangan kemarin. IHSG ditutup pada posisi 3,809.140 atau melemah sebesar 12.852 poin (-0.34%), sementara itu indeks saham-saham blue chips Indonesia, LQ 45, juga mengalami hal yang sama dengan terkoreksi sebesar 0.40% dan mengakhiri perdagangan pada level 670.807 atau menurun sebesar 2.699 poin. Pada perdagangan kemarin sebanyak delapan sektor ditutup negatif, dipimpin oleh sektor infrastruktur dengan kontribusi negatif sebesar 0.89% diikuti oleh sektor perdagangan dan jasa dengan koreksi negatif sebesar 0.60% dan sektor pertanian dan industri dasar yang sama-sama memberikan kontribusi negatif sebesar 0.41%. Hanya satu sektor yang terus berusaha menahan dorongan sentiment negatif terhadap IHSG yaitu sektor konstruksi dengan mengkontribusikan kenaikan sebesar 0.44%. Walau begitu IHSG tidak dapat bertahan dan tetap berada pada zona negatif. Perdagang an kemarin terbilang tidak banyak pergerakan. Hal ini karena pasar regional yang rata-rata masih tutup untuk perdagangan. Dari pasar regular tercatat perdagangan sebesar Rp 964.259 miliar, sedangkan investor asing melakukan beli bersih (Net Buy) sebesar Rp 10.563 miliar. Pada perdagangan kemarin, emiten-emiten yang mengkontribusi negatif antara lain CNTX, ADMF, UNTR, ASII dan UNVR. Sedangkan yang menahan penurunan IHSG lebih dalam antara lain TOTO, IMAS, GGRM, TPIA dan GDYR.
Volume perdagangan yang tipis dan indeks Purchasing Manager (PMI) di Jerman yang lebih baik dari perkiraan mendorong pasar saham Eropa naik lebih tinggi pada hari pertama perdagangan untuk tahun ini. Indeks Stoxx 600 Eropa naik 1.1% menjadi 247.15 pada hari Senin. Indeks tersebut pada hari Jumat mengakhiri 2011 dengan penurunan 11.3%, yang merupakan penurunan tahunan pertama dalam tiga tahun dan kinerja tahunan terburuk sejak 2008. Naiknya saham-saham Eropa dipimpin oleh indeks DAX 30 Jerman, yang naik 3% menjadi 6,075.52. Tidak adanya likuiditas di pasar pada hari Senin dikarenakan masih tutupnya pasar London dan Amerika Serikat.
Kami memperkirakan IHSG akan naik terbatas pada hari kedua tahun ini. Kami perkirakan level support dan resistance untuk IHSG hari ini akan berada di 3,770 dan 3850.
(ang/ang)