OSK Nusadana: Peluang Koreksi Terbuka

OSK Nusadana: Peluang Koreksi Terbuka

- detikFinance
Selasa, 03 Jan 2012 10:34 WIB
Jakarta - IHSG hari ini cenderung konsolidasi setelah pada perdagangan kemarin gagal bertahan di daerah positif. Indikator teknikal terlihat cenderung turun dengan daily risk saat ini sekitar level 55.99 %. Support saat ini diperkirakan di level 3,782.96 dan resistance di level 3,825.21. Jika IHSG hari ini tidak mampu bertahan di sekitar level 3,804.08 maka potensi koreksi lebih lanjut akan terbuka. Beberapa Technical stock pick untuk hari ini adalah:
1. Dharma Henwa (DEWA), Trading Buy
Diperkirakan harga saham ini masih cenderung naik menguji level resistance berikutnya sekitar level 89 dan support di level 79. Indikator teknikal secara umum masih bergerak positif dengan daily risk saat ini sekitar level 29.34 %. Kenaikan akan berlanjut jika harga mampu bertahan di level 85.

2. Kalbe Farma (KLBF), SoS
Kenaikan harga saham ini diperkirakan cenderung terbatas dengan perkiraan resistance terdekat di level 3,475 dan support di level 3,375. Indikator teknikal secara umum masih bergerak positif namun sudah mulai terbatas. Dengan daily risk saat ini di level 40.43 %, jika harga tidak mampu bertahan minimal di level 3,425 maka potensi koreksi akan terbuka.

3. Summarecon Agung (SMRA), SoS
Kenaikan harga saham ini diperkirakan juga akan terbatas dengan perkiraan resistance berikutnya sekitar level 1,260 dan support di level 1,230 dengan daily risk saat ini sekitar level 36.92 %. Dengan indikator teknikal yang secara umum telah mendekai resistance line, diperkirakan jika harga saham ini tidak mampu bertahan di atas level 1,250 maka peluang untuk koreksi akan terbuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Company Updates
Arwana Citramulia (ARNA) adalah perusahaan produsen lantai keramik dengan market segmen middle-low dengan merk produk Arwana. Saat ini perusahaan mempunyai kapasitas produksi 36.4 juta meter persegi. Pada perdagangan kemarin volume ARNA meningkat dibandingkan perdagangan pada hari-hari sebelum nya dengan volume perdagangan sebesar 27ribu lot. Saat ini, berdasarkan harga penutupan kemarin, ARNA diperdagangkan di Rp385 dengan PE 7.9x berdasarkan laporan keuangan kuartal 3 2011. Beberapa hal yang menjadi faktor positif dari ARNA antara lain:
- Kelas Mid-Low keramik tidak berpengaruh terhadap barang-barang import dari China, yang lebih fokus terhadap market segmen Middle-high,
- Market share ARNA di Indonesia terus meniongkat dengan peningkatan dari 6% di 2005 menjadi 17% di 2010.
- Kapasitas produksi ARNA diperkirakan akan meningkat sebesar 500 ribu meter kubik di awal 2012 ini dengan mengoptimalkan produksi dari pabrik mereka.
- Menekan ongkos produksi, ARNA berhasil menekan biaya produksi per unit sebesar %6.6 yoy. Pengurangan ongkos produksi ini dihasilkan dari pengunaan konsumsi energi per unit yang lebih efektif.
- Ekspansi ke market medium-end. Produk baru mereka yang ber merk Uno-Arwana akan ditargetkan untuk masuk ke pasar medium-high. Produk tersebut diharapkan akan mempunyai marjin yang lebih tinggi sebesar 3-4% dibandingkan produk mereka sebelum nya.
- Pabrik baru mereka di luar pulau Jawa yang direncana kan akan selesai pada tahun 2012 ini. Pabrik baru tersebut diharapkan akan lebih dapat meningkatkan ekspansi mereka dan akan mengurangi biaya pengiriman barang.

Secara fundamental, kami masih merekomendasikan BUY untuk ARNA dengan fair value di Rp495 merefleksikan PE12f di 8.1x.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads