Rendahnya inflasi dan keluarnya beberapa data ekonomi Indonesia kemarin yang hasilnya cukup baik direspons pasar dengan positif. Selain itu kembalinya para pelaku pasar juga membuat perdagangan kemarin menjadi bergairah. Hal ini ditunjukkan dengan naiknya nilai transaksi kemarin. Adapun sektor yang mengalami kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan dan industri.
Bursa dunia lainnya juga mencatatkan penguatan yang signifikan. DJIA yang baru memulai perdagangannya kemarin berhasil naik hingga 1,47%. Adanya peningkatan produksi manufaktur di China, Australia, dan Amerika memberikan sentimen positif. The Institute fo Supply Management factory index naik menjadi 53,9 dari data bulan lalu sebesar 52,7. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan yang hanya sebesar 53,5. Data lainnya menunjukkan adanya peningkatan untuk belanja konstruksi sebesar 1,2% pada bulan November. Angka ini juga lebih tinggi dari perkiraan yaitu sebesar 0,5%. Harga minyak dunia naik hingga US$ 103 dikarenakan meningkatnya kekhawatiran akan adanya gangguan pasokan minyak karena krisis Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG S2:3.792 S1:3.824 R1:3.874 R2:3.891
Saham Pilihan :
AALI 21.300-22.100 Maintain Buy
ADRO 1.750-1.850 Trading Buy
ASII 74.000-75.600 Trading Buy
BBCA 8.100-8.300 Spec Buy
BMRI 6.600-6.900 Spec Buy
BUMI 2.225-2.375 Trading Buy
ELSA 230-245 Spec Buy
ENRG 185-210 Sell on Strenght
PTBA 17.700-19.000 Trading Buy
HRUM 6.950-7.350 Trading Buy
AKRA 2.975-3.200 Trading Buy
UNTR 26.000-27.000 Maintain Buy
WIKA 590-640 Spec Buy
(dnl/dnl)










































