Jakarta - IHSG melanjutkan kenaikan hari sebelumnya pada hari Rabu (4/1). Indeks komposit saham-saham Indonesia tersebut naik 49.539 poin atau 1.28% menjadi 3,907.421. IHSG sempat menembus level 3,900 kemarin, untuk pertama kalinya sejak bulan September 2011. Indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45, juga mencatat kenaikan pada sesi perdagangan kemarin, dengan naik 11.181 poin atau 1.64% menjadi 691.842. Seluruh sektor dalam IHSG ditutup positif pada perdagangan kemarin, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 3.03% setelah saham Astra International (ASII +2.87%), Goodyear Indonesia (GDYR +2.58%) dan Polychem Indonesia (ADMG +7.02%) naik mendukung kenaikan IHSG. Sektor barang konsumen juga mengalami kenaikan sebesar 2.19%, dengan naiknya saham-saham Gudang Garam (GGRM +1.53%), Indofood Sukses Makmur (INDF +2.12%) dan Mayora Indah (MYOR +2.53%). Sementara itu, sektor infrastruktur naik 1.42% dengan didukung oleh saham Indosat (ISAT +5.41%), Jasa Marga (JSMR +4.79%) dan Garuda Indonesia (GIAA +1.06%). Bursa-bursa saham Asia ditutup mixed kemarin, dimana bursa Australia naik paling banyak setelah saham-saham sumber daya alam naik karena harga minyak mentah yang naik menembus USD 102 per barel dan harga emas yang kembali mencapai USD 1,600 per troy ounce di bursa berjangka AS kemarin. Indeks Nikkei Jepang naik 1.2%, Indeks SPX/ASX 200 Australia naik 2.1%, namun indeks Shanghai Composite turun 1.4% setelah harga properti di China disinyalir akan terus turun. Transaksi di pasar reguler IHSG kemarin tercatat sebanyak 3.910 miliar lembar saham senilai Rp 4.028 triliun. Sementara itu investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 798.368 triliun. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Rabu (4/1) antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG +2.28%), H.M Sampoerna (HMSP +2.05%), Unilever Indonesia (UNVR +4.32%) dan Indocement Tunggal Prakasa (INTP +3.44%). Sementara yang termasuk top losers kemarin antara lain Taisho Pharmaceutical Indonesia (SQBI -1.96%), Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI -5.77%) dan Century Textile Industry (CNTX -8.97%).
Saham-saham AS naik pada hari Rabu pasca-belanja liburan akhir tahun dan penjualan mobil cukup baik pada bulan Desember, sehingga membantu meredakan kekhawatiran tentang masalah utang Eropa. Setelah turun 60 poin pada awal sesi, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 21.04 poin, atau 0.2% lebih tinggi menjadi 12,418.42, penutupan tertinggi sejak 26 Juli. Dari 30 komponen Dow, 20 diantaranya ditutup lebih tinggi, dipimpin oleh Alcoa Inc. (AA) dan Microsoft Corp. (MSFT). Indeks S&P 500 naik 0.24 poin, atau 0.02%, ke 1,277.30, dengan sektor barang konsumen naik terbanyak di antara 10 kelompok industri. Saham Netflix Inc. (NFLX) melonjak 11%, memimpin kenaikan sektor tersebut. Saham Ford Motor Co. (F) naik 1.5% setelah produsen mobil tersebut melaporkan kenaikan 10% dalam penjualan bulan Desember. Indeks Nasdaq Composite berakhir turun 0.4 poin, atau 0.01% menjadi 2,648.36.
IHSG kemungkinan akan cenderung bergerak sideways hari ini, setelah dua hari mengalami kenaikan. Kami memperkirakan level support dan resistance untuk IHSG akan berada di 3,750 dan 3,950.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Pick:
INDF (4,825) β Spec. Buy
ASRI (480) β BUY
UNTR (27,450) β BUY
INTP (18,050) β BUY
(ang/ang)