Sementara dari regional, pada perdagangan kemarin bursa Asia bergerak mix dengan Nikkei turun -0.83%, Hang Seng menguat tipis +0.46%, dan Kospi -0.13%. Semalam bursa Amerika bergerak tipis dengan Dow Jones turun -0.1% dan Index S&P naik tipis +0.3%. Kenaikan bursa AS antaralain seiring naik nya saham-saham perbankan dan sentimen positif mengenai membaik nya data lapangan kerja di AS. Sementara harga Oil WTI masih diperdagangkan di harga USD 101/barel.
Trading Ideas
Pada hari pertama perdagangan di tahun 2012, saham-saham defensive seperti UNVR dan JSMR mengalami penurunan dan menjadi pemberat IHSG saat itu. Selama 2 hari terakhir, UNVR dan JSMR mengalami penguatan yang tinggi dengan kenaikan harga yang signifikan dan peningkatan volume perdagangan. Selain itu, beberapa saham seperti ASRI dan LPCK juga menarik untuk diperhatikan terkait dengan performance mereka sepanjang 2011 dan valuasi mereka yang relatif masih murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JSMR sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia akan banyak mendapatkan imbas positif dari pengesahan UU Pembebasan Lahan. Saat ini Indonesia mempunyai jalan tol sepanjang 742 km dari sekitar 2,344 km jalan tol yang sangat berpotensi untuk dioperasi kan. Sekitar 736km saat ini sedang dalam tahap development, tapi banyak terbentur oleh masalah pembebesan lahan. Perusahaan sendiri mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,5 triliun untuk belanja modal perusahaan tahun depan. Anggaran dana itu akan dialokasikan untuk pendanaan konstruksi sejumlah ruas tol baru serta pemeliharaan dan operasional ruas-ruas tol yang dikelola perusahaan.
Sementara ASRI berdasarkan komunikasi dengan pihak manajemen mengatakan bahwa mereka menetapkan Obligasi mereka sebesar USD150 Juta dimana penggunaan obligasi ini akan dialokasikan akuisisi beberapa lahan di Pasar Kemis dan Modernland. ASRI masih menarik untuk dikoleksi menyusul marketing sales mereka yang masih inline dengan forecast OSK di angka Rp2.8 Triliun.
Dari sektor Industrial estate, LPCK menarik untuk diperhatikan. Saat ini bersama SSIA, LPCK sedang melakukan road show dengan beberapa foreign investor di luar negeri. LPCK mempunyai target price di harga Rp2350 (konsensus) dan saat ini LPCK mempunyai valuasi PER12f 3.4x dan PBV12f 1.2x. Secara valuasi, LPCK masih lebih murah dibandingkan SSIA yang saat ini diperdagangkan dengan valuasi PER12f 5.9x dan PBV12f 2.0x.
INTP juga masih menarik untuk diperhatikan dengan potensial upside sebesat +8.7% dari nilai wajar mereka di Rp20.000.
Technical view: Dengan kondisi indikator teknikal yang secara umum naik terbatas menuju resistance line diperkirkan resistance terdekat diperkirakan antara level 3,916.71 dan 3,935.87 atau sekitar level 3,926.29. Sementara support hari ini di level 3,878.39. Daily risk saat ini di level 43.18 %, dan jika IHSG tidak mampu bertahan diatas level 3,916.71 diatas maka IHSG rawan koreksi untuk konsilidasi terlebih dahulu dengan perkiraan support kuat di 3,840.07. Stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Bumi Resources (BUMI), BoW
2. Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), BoW
3. Lippo Cikarang (LPCK), BoW
(ang/ang)











































