Jakarta - Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah 36,85 poin atau 0,94% ke posisi 3.869,42 akibat aksi lepas saham pelaku pasar saham asing. Sementara itu bursa saham AS ditutup bervariasi dengan Dow ditutup melemah -0,45%; S&P 500 ditutup melemah -0,25%, dan Nasdaq ditutup menguat 0,16%. Bursa Eropa juga ditutup bervariasi dengan FTSE 100 melemah -0,45% dan Dax -0,62%. Bursa regional asia ditutup mix pada perdagangan saham akhir pekan lalu. Indeks Hang Seng melemah 220,35 poin (1,17%) ke level 18.593,06; Indeks Nikkei-225 turun 98,36 poin (1,16%) ke level 8.390,35; Indeks Shanghai ditutup menguat 14,95 poin atau 0,70% ke level 2.163,40; dan Indeks Strait Times menguat 2,57 poin (0,09%) ke level 2.715,59. Hal ini disebabkan karena kekhawatiran dan kehati-hatian investor terhadap penyelesaian krisis utang Eropa serta adanya perbaikan data payroll di AS yang membaik merupakan faktor-faktor yang dicermati Investor akhir pekan lalu.
Pada perdagangan saham hari ini, Kami memprediksi bahwa IHSG akan kembali bergerak melemah. Hal ini dikarenakan masih banyaknya investor yang akan melakukan profit taking akibat kondisi pasar saham Indonesia yang overbought. Selain itu, masih adanya kekhawatiran dan kewaspadaan investor dalam bertransaksi sehubunga dengan rencana lelang obligasi pemerintah Spanyol dan Italia untuk pelunasan utangnya, dapat menjadi salah satu faktor yang dapat berakibat pada penurunan saham IHSG.
(ang/ang)