Jakarta - Bursa AS ditutup mixed pada perdagangan Jumat dimana indeks Dow Jones turun 55,78 poin atau 0,45%, S&P 500 turun 0,25%, dan Nasdaq masih positif 0,16%. Ditengah baiknya data pekerjaan AS dimana non-farm payroll meningkat 200.000 pada bulan Desember dengan tingkat pengangguran yang turun ke level 8,5% dan melebihi ekspektasi para ekonom, pasar kembali diselimuti kekhawatiran pada krisis eropa setelah rating Hungaria didowngrade ke level “Junk” oleh Fitch Rating untuk menekankan perlunya perubahan kebijakan pada Negara tersebut agar bisa mendapatkan bantuan. Mata uang euro kembali melemah kelevel terendah dalam 16 bulan. Saham Alcoa dan BoA memimpin pelemahan indeks. Bursa Eropa ditutup mixed terimbas baiknya data pekerjaan AS dan masih buruknya sentimen pasar eropa. Indeks FTSE naik 0,45%, CAC turun 0,24%, DAX turun 0,62%. Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak melemah. Nikkei turun 1,1%, Kospi turun 1,2%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan kembali melemah akibat berlanjutnya aksi jual pada saham-saham bluechip yang relatif sudah jenuh, potensi koreksi ini masih tergolong wajar dalam rangka profit taking dari kenaikan beberapa hari yang lalu, walau demikian, investor dapat memperhatikan saham-saham second liner yang masih cukup menarik seperti ENRG, INTA, SSIA.
(ang/ang)