Jakarta - Pada perdagangan Selasa (10/1) Indeks Dow Jones ditutup naik 69.78 poin (+0.56%) terdorong oleh laporan ekonomi, rilisnya laporan keuangan emiten dan juga optimisme membaiknya perekonomian AS.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$102 per dolar AS ditengah ketegangan antara negara Barat dan Iran yang menimbulkan kekhawatiran tergangunya pasokan minyak global.
IHSG Selasa (10/1) ditutup naik 49.77 point (+1.28%) ke level 3,938.84 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp546.76 miliar dengan saham yang paling banyak di beli a.l. UNTR, BMRI, INDF, BBRI dan HRUM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG pada perdagangan Selasa (10/1) berhasil bergerak menguat dengan candlestick membentuk Bullish Marubozu dengan volume di atas rata-rata 20 harinya mengindikasikan besarnya tekanan jual. Indikator stochastic berpotensi membentuk golden cross di area overbought sementara RSI bergerak uptend di area overbought. Pada perdagangan Rabu (11/1), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3897-3978 dengan kecenderungan melanjutkan penguatannya. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l BBNI, TINS, dan INCO.
(etr/ang)