First Asia Capital: Peluang Aksi Beli Selektif

First Asia Capital: Peluang Aksi Beli Selektif

- detikFinance
Jumat, 13 Jan 2012 09:13 WIB
Jakarta - Perdagangan saham kemarin berlangsung bervariasi, dimana pelaku pasar lebih banyak melakukan aksi pembelian pada saham-saham lapis dua dan tiga. Sedangkan saham unggulan seperti ASII, BBRI, BMRI, dan INDF cenderung dilanda aksi profit taking, meskipun koreksi yang terjadi tidak banyak. Namun penurunan sejumlah harga saham unggulan tersebut diimbangi dengan pembelian selektif atas beberapa saham lapis dua seperti saham AALI, UNVR. PTBA, dan INTA. Ini membuat IHSG kemarin ditutup flat hanya turun tipis tidak sampai satu poin di posisi 3909,497. Volume transaksi kemarin mencapai 4,26 miliar saham senilai Rp.3,47 triliun di Pasar Reguler. Penutupan indeks yang sifatnya flat tersebut mengindikasikan masih tingginya minat beli pelaku pasar. Hal ini juga terihat dari candle yang membentuk doji star yang mengindikasikan peluang penguatan masih terbuka.

Dari sisi makro, kemarin Bank Indonesia, sebagaimana sudah diperkirakan sebelumnya, kembali menahan tingkat bunga acuannya di 6%. Tahun ini BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berkisar angka 6,3%-6,5% dengan tingkat inflasi sebesar 4,5% plus minus satu persen. Secara keseluruhan tren pasar masih positif, pergerakan harga saham masih punya ruang buat penguatan lebih lanjut. Hal ini terutama ditopang arus dana asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia mengingat iklim investasi di Indonesia yang terus membaik ditandai dengan rating utang yang berada pada kategori β€˜investment grade’.

Perkembangan pasar global juga memperlihatkan resiko pasar relatif membaik menyusul perkembangan positif di kawasan zona Euro. Kemarin Italia dan Spanyol berhasil melakukan lelang obligasinya dengan yield yang lebih rendah dari bulan sebelumnya. Spanyol berhasil meraih dana dua kali lipat dari lelang obligasi sebelumnya, sebesar Euros 10 miliar dengan tingkat bunga turun 1%. Begitu juga dengan lelang obligasi Italia sebanyak Euros 12 miliar dengan tingkat bunga turun menjadi separuh atau 2,735% dibandingkan lelang obligasi bulan sebelumnya dengan tingkat bunga 5,95%. Tadi malam bursa AS masih ditutup di teritori positif. Namun harga minyak mentah mengalami penurunan hingga USD99/barrel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan perkembangan tersebut, perdagangan saham hari ini diperkirakan masih akan berpeluang melanjutkan aksi beli selektifnya terutama terhadap saham-saham lapis dua yang bergerak di sektor barang konsumsi, aneka industri, dan perbankan. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang konsolidasi sekitar 30 poin dengan kecenderungan menguat terbatas. Level resisten ada di 3925 hingga 3940 dan support ada di 3889 hingga 3890.

IHSG S1 3890 S2 3880 ; R1 3925 R2 3940

Saham Pilihan :
BMRI 6650-6900 Buy on Weakness
BJBR 990-1090 Trading Buy
BBTN 1210-1240 Buy on Weakness
INDF 4675-4875 Buy on Weakness
GZCO 280-320 Trading Buy
CTRA 560-600 Spec Buy
JPRS 580-700 Spec Buy
INTA 690-860 Trading Buy
AALI 21700-22900 Trading Buy
MNCN 1290-1400 Trading Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads