Trading Ideas
Update dari Ekonomi, rapat BI menentukan bahwa BI rate masih akan ditetapkan di level 6%. Beberapa hal yang melandasi keputusan tersebut antara lain untuk lebih menstabilkan inflasi dan pertumbuhan kredit perbankan. Penetapan BI rate tetap di level 6% inline dengan ekspektasi para Ekonom. Hal ini juga merupan sinyal positif untuk saham-saham dari sektor Perbankan, dan Property.
Sementara IHSG bertahan di level 3,909, beberapa saham mengalami penurunan akibat aksi profit taking pada perdagangan kemarin. Penurunan harga pada beberapa saham andalan merupakan opportunity yang baik untuk buyback saham-saham tersebut. Saat ini, IHSG mempunyai support di level 3,886 dan Resistance di 3,925.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan alat berat di Indonesia bergerak naik seiring pertumbuhan produksi komoditas seperti CPO dan Coal, stabil nya nilai tukar rupiah, dan rendah nya suku bunga. 3 faktor tersebut ada driver utama pergerakan demand alat berat di Indonesia. Sampai dengan kuartal 3 2011, perusahaan alat berat seperti UNTR, HEXA atau INTA berhasil mencetak kenaikan laba bersih sebesar 44-59%. Laba bersih dari UNTR naik +46%, HEXA +59%, dan INTA +44%. Sampai November 2011, kenaikan Sektor Heavy Equipment sudah meng-outranked IHSG sebesar 10.4%. Sektor tersebut sendiri berhasil mencetak kenaikan penjualan sebesar 55% hingga 9M11. Dan untuk tahun 2012, kenaikan penjualan alat berat di Indonesia diperkirakan masih akan terus berlanjut dengan forecast kenaikan sebesar 15-20%.
UNTR dan HEXA berada dalam coverage OSK masing-masing dengan rekomendasi BUY dengan TP di Rp30,900 dan Rp10,900. Sementara Intraco Penta (INTA) yang menjadi supplier untuk alat berat dengan merk Volvo masih menarik untuk diperhatikan. Pada tahun 2011 kemarin, penjualan INTA naik sebesar +50.6%. Perusahaan juga berhasil menggandeng produsen truk terbesar keempat di dunia yaitu Sinotruk dari China tahun lalu, perusahaan menargetkan penjualan Sinotruk untuk memberikan kontribusi pemasukan sebesar USD5 juta pada 2011 kemarin. Saat ini perusahaan juga sudah mulai terjun ke bisnis batubara di Kalimantan. Saat ini INTA diperdagangkan pada harga yang maling murah di PE 16x dan PBV 3.1x dibadningkan perusahaan alat berat lain nya, target fundamental untuk INTA berada di harga Rp780. Mengingat market cap dari INTA yang kecil, maka harap perhatikan volume dari perdagangan INTA untuk daily trading.
Special Mention:
Astra International (ASII) Bertahan di atas level Support kuat nya dan gap nya di 75000. Jika mampu bertahan di atas level 75k, maka ASII mempuyai peluang untuk menyentuh ke level TP nya di Rp82,500.
Bank Bukopin (BBKP) dikabarkan akan menjual sebagian saham nya kepada investor dari Qatar. Selain itu juga diberitakan bahwa salah satu bank lokal tertarik untuk untuk membeli 20% saham BBKP. CEO Bukopin juga menegaskan bahwa mereka tidak akan mejual saham Bukopin dibawah harga Rp1,000/lembar. Pada perdagangan tanggal 12 Jan, BBKP ditutup di harga Rp660. Kami menilai harga wajar BBKP di Rp850 dengan rekomendasi BUY, merefleksikan PER12f dan PBV12f 8.7x dan 1.4x.
Panin Life (PNLF) mengabarkan bahwa mereke berencana untuk menjual 40% saham mereka senilai US$ 200 Juta. Bank of America dan Merrill Lynch dikabarkan tertarik untuk menjadi buyer. Pada perdagangan kemarin, PNLF ditutup di harga Rp119 (+5.3%)
Wintermar (WINS) menargetkan pendapatan naik 30% di 2012 atau senilai Rp 900 miliar seiring membaik nya bisnis transportasi migas di Indonesia.
(ang/ang)











































