Lautandhana Securindo: Indeks Mengekor Bursa Asia

Lautandhana Securindo: Indeks Mengekor Bursa Asia

- detikFinance
Senin, 16 Jan 2012 09:01 WIB
Jakarta - IHSG akhir pekan berhasil ditutup menguat sebesar 0,7% di level 3.935,33 terkontribusi oleh aksi selektif buy investor di hampir keseluruhan sektor. Aksi selective buy sendiri terdongkrak oleh adanya secercah harapan dari Eropa terkait berhasilnya lelang suratberharga Italia dan Spanyol dengan yield rendah namun meraup dana hingga 2 kali lipat. Reboundnya saham-saham sektor perdagangan, manufaktur dan aneka industri memimpin penguatan IHSG akhir pekan. Tercatat hanya saham sektor keuangan yang ditutup melemah tipis. Sementara itu, asing akhirnya mencetak transaksi net buy sebesar Rp 212 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya SCPI naik Rp 5.000, PTRO naik Rp 4.200, DLTA naik Rp 2.500 dan ASII naik Rp 1.300; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain CNTX turun Rp 350, HERO turun Rp 200, TBMS turun Rp 200, dan CEKA turun Rp 170.

Bursa Wall Street dan Eropa pada perdagangan akhir pekan ditutup terkoreksi terimbas oleh diturunkannya peringkat beberapa negara Eropa oleh Standard&Poor’s. Standard&Poor’s memangkas peringkat surat utang negara Italia, Spanyol, dan Portugal sebanyak 2 notch sedangkan surat utang Perancis dan Austria dipangkas 1 notch. Saham-saham sektor perbankan mengalami aksi tekanan jual, seperi saham Bank of America terkoreksi 2,7% dan JP Morgan turun 2,5%.

Kembali sentiment negative Eropa menyeret pergerakan melemah bursa Asia pagi ini di awal pekan. Indeks Nikkei -1,5%; KOSPI -1,1%; STI –0,7% dan KLSE –0,3%. Setali tiga uang, IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak cenderung melemah dan fluktuatif mengekor pergerakan koreksi bursa Asia. Kisaran trading IHSG berada di level 3.919-3.990. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads