Lautandhana Securindo: Indeks Masih Berfluktuatif

Lautandhana Securindo: Indeks Masih Berfluktuatif

- detikFinance
Selasa, 17 Jan 2012 09:09 WIB
Jakarta - Dipangkasnya peringkat utang beberapa negara di Eropa oleh Standard&Poorโ€™s mendorong terjadinya koreksi pada pergerakan bursa Asia awal pekan. Hal ini kemudian memicu rasa khawatir atas kemungkitan kesulitan likuiditas Uni Eropa dan mengancam proses penanganan krisis. IHSG pun tak luput dari sentiment negative Eropa yang akhirnya ditutup melemah sebesar 0,7% di level 3.909,69. Koreksi saham sektor consumer, industri dasar, keuangan, pertambangan dan manufaktur mengkontribusi pelemahan IHSG. Hanya sektor perdagangan dan infrastruktur yang berhasil ditutup menguat. Sementara itu, asing bukukan transaksi net sell tipis sebesar Rp 29 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya SCPI naik Rp 6.000, EMTK naik Rp 525, CNTX naik Rp 300 dan AKRA naik Rp 275; sedangkan saham-saham top losers antara lain GGRM turun Rp 1.400, ASII turun Rp 550, ITMG turun Rp 500 dan HMSP turun Rp 350.

Ditengah penurunan peringkat, bursa Eropa semalam berhasil mengalami teknikal rebound dan ditutup menguat terbatas dimana indeks DJ Euro SToxx +1% dan FTSE 100 +0,4%. Saham-saham sektor perbankan masih ditutup melemah. Sementara itu, perusahaaan farmasi, Novartis ditutup menguat seiring dengan rencana pengumuman hasil kinerja kuangan akhir tahun pada minggu depan.

Pagi ini, bursa Asia dibuka menguat jelang musim libur Imlek yang mendorong menguatnya tingkat konsumsi masyarakat. Indeks Nikkei +0,5%; KOSPI +1,4%; STI +0,5% dan KLSE +0,1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih berfluktuatif cenderung terjadi teknikal rebound mengekor pergerakan menguat bursa Asia. Kisaran trading IHSG berada di level 3.860-3.950. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, JSMR, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads