Minyak light sweet diperdagangkan di level US$100.59 per barel setelah pemerintah AS menolak ijin proyek TransCanada Corp. (TRP) yang dapat mendistribusikan minyak mentah ke seluruh kilang minyak di kawasan teluk.
IHSG kemarin (18/1) ditutup naik 23 poin (+0.59%) ke level 3,978.13 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp598 miliar dengan saham yang paling banyak di beli a.l. UNTR, BMRI, SMGR, ASII dan BUMI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, waspadai potensi profit taking IHSG untuk menguji area support-nya di 3,954 melihat pergerakan indikator teknikal yang masih berada di area overbought.
Namun naiknya rating Indonesia oleh Moody’s serta berita baik dari sejumlah bursa regional dapat menjadi sentimen positif pada pergerakan IHSG. Pada perdagangan hari ini (19/1), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,943-4,028 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BMRI, INDF dan ADRO.
News & Analysis
- ANTM : Antam Butuh Capex US$4 Miliar
- BJBR : BJB Siap Salurkan Rp34,37 Triliun
- ISAT : Perkenalkan Layanan Baru di Luar Bisnis Inti
Economy & Strategy
Economy: Moody's Juga Naikkan Peringkat Indonesia.
(qom/qom)











































