OSK Nusadana: IHSG Cenderung Tembus 4.000

OSK Nusadana: IHSG Cenderung Tembus 4.000

- detikFinance
Kamis, 19 Jan 2012 09:51 WIB
Jakarta - IHSG masih menguat pada perdagangan tanggal 18 januari 2011, index menguat 23 pts dan ditutup di level 3,978.1 (+0.59%). Sementara asing masih net buy di Rp595 Miliar. Beberapa saham yang menjadi penggerak market hari ini antara lainn BMRI, BBRI, UNTR, BBNI, ASII, dan SMGR. Sementara pada perdagangan semalam, bursa US dan Eropa menguat menyusul rencana IMF untuk menambah dana bantuan negara-negara di Eropa. Bursa Dow ditutup naik +0.78%, FTSE +0.15%, dan DAX +0.34%.

Trading Ideas
Lembaga pemeringkat Moody's menaikkan peringkat utang Indonesia ke level layak investasi (investment grade). Langkah ini menyusul apa yang dilakukan Fitch Rating. Dalam siaran persnya, Moody's menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi Baa3 dari Ba1 dengan outlook stabil. Dengan kenaikan peringkat utang ini, Indonesia sejajar dengan India. IHSG hari ini diharpkan masih akan menguat menyusul sentimen dari kenaikan peringkat oleh Moodys dan hijau nya bursa regional. Sektor perbankan menjadi sektor yang akan terkena imbas positif atas kenaikan rating ini. Beberapa saham yang menarik untuk dikoleksi dari sektor ini antara lain BMRI, BBNI, dan BBTN.

Special Mention: GGRM, SMGR, SQMI, dan MDLN

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical view: IHSG hari ini diperkirakan masih cenderung naik mencoba tembus level psikologis di 4000 atau perkiraan maksimal di 4,017.8. Sementara support di level 3,966.01. Indikator teknikal secara umum masih berpotensi untuk naik lebih lanjut ke resistance line dengan daily risk saat ini sekitar level 46.27 %. Namun penting untuk dicermati jika IHSG telah tembus level 4,000 diperkirakan untuk kenaikan minggu ini akan relatif terbatas sehingga potensi koreksi awal minggu depan akan terbuka.

Stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Alam Sutera Realty (ASRI), Acc.Buy
2. Kawasan Industri Jababeka (KIJA), Acc.Buy
3. Summarecon Agung (SMRA), Acc.Buy

News Update
ACES Buka Gerai ke-55 di Bandung
Pembeli siaga serap 10,41% saham Modernland
Indonesia Pasar Terbesar Otomotif ASEAN
Harga IPO Surya Eka Perkasa Rp 610
ABM Investama Bayar Utang Rp 344,62 Miliar
PKPK incar pendapatan Rp 522,58 Miliar

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads