Minyak light sweet diperdagangkan di level US$100.39 per barel menyusul turunnya tingkat konsumsi bahan bakar di AS ke level terendah dalam sepuluh tahun terakhir.
IHSG kemarin (19/1) ditutup naik 23 poin (+0.58%) ke level 4,001.07 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp797 miliar dengan saham yang paling banyak di beli a.l. BMRI, ASII, BBRI, SMGR dan PTBA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, candlestick IHSG membentuk pola shooting star di garis upper bollinger band yang mengindikasikan sinyal bearish reversal dengan indikator teknikal yang telah berada di area overbought.
Pada perdagangan hari ini (20/1), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan terkoreksi dikisaran 3,960-4,028 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. JSMR, TINS dan BBRI.
News & Analysis
- BRMS : Produksi Di Mauritania Mulai Maret-Mei
- JSMR : Anak Perusahaan Jasa Marga Dapat Dana Talangan 2,1 T
- KRAS : Sengketa Lahan Pabrik KS-Posco Selesai
Economy & Strategy
Economy: BI: PMA 2012 Sekitar 19 Miliar Dolar.
(qom/qom)











































