First Asia Capital: IHSG Rawan Koreksi Teknikal

First Asia Capital: IHSG Rawan Koreksi Teknikal

- detikFinance
Jumat, 20 Jan 2012 09:15 WIB
First Asia Capital: IHSG Rawan Koreksi Teknikal
Jakarta - IHSG pada perdagangan kemarin berhasil ditutup di atas level penting 4000, yakni di 4001,673 atau menguat 22,945 poin (0,58%). Aksi beli pelaku pasar sempat membuat IHSG mencapai level 4027,893, namun kemudian pada sesi akhir perdagangan sebagian investor melakukan aksi ambil untung. Posisi IHSG kemarin merupakan yang tertinggi sejak perdagangan 9 September tahun lalu. IHSG sepanjang Januari ini hingga kemarin telah menguat 5% lebih sehingga investor jangka pendek cenderung merealisasikan keuntungannya.

Turunnya resiko berinvestasi di Indonesia pasca dinaikkannya peringkat utang Indonesia oleh dua lembaga rating internasional, Fitch Ratings dan Moody’s Investors Service, yang membuat Indonesia masuk dalam kategori β€˜investment grade’ menjadi faktor utama meningkatnya arus dana yang masuk ke pasar saham terutama oleh investor asing. Kemarin nilai pembelian bersih asing mencapai Rp.859,5 miliar, meningkat dari hari sebelumnya sebesar Rp.594,8 miliar. Nilai transaksi di Pasar Reguler juga meningkat mencapai Rp.5,12 triliun. Selain di pasar saham, arus dana asing yang masuk juga berdampak positif bagi penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kemarin, berdasarkan kurs BI, menguat 85 poin hingga Rp.9075 dari posisi sehari sebelumnya Rp.9160.

Di sisi lain, kekhawatiran investor akan sentimen krisis utang zona Euro juga mulai meredah. Sentimen pasar global lebih banyak tertuju pada perkembangan positif pada perekonomian di AS dan China. Hal ini membuat aksi beli semakin marak. Indeks saham di sejumlah bursa utama dunia seperti di AS dan Eropa tadi malam juga ditutup di teritori positif. Indeks DJIA kemarin malam melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga berturut-turut, menguat 0,37% ke posisi 12625,19%. Kenaikan tersebut terutama mrespon positif kinerja Bank of America dan Morgan Stanley serta turunnya angka jobless claims pekan kemarin. Angka jobless claims pekan lalu di AS turun menjadi 352.000 pemohon, merupakan angka terendah dalam empat tahun terakhir. Hal ini mencerminkan pertumbuhan pasar kesempatan kerja di AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sejumlah sentimen positif tersebut, pada perdagangan akhir pekan ini, aksi beli pelaku pasar diperkirakan masih akan berlanjut meskipun rawan akan terjadinya technical correction akibat aksi ambil untung investor jangka pendek. IHSG diperkirakan akan kembali menguji level resisten di 4021 dan di 4075. Sementara level support ada di 3980 dan 3910.

IHSG S1 3980 S2 3910 ; R1 4021 R2 4075

Saham Pilihan :
CPIN 2425-2600 Trading Buy
BMRI 7050-7400 Maintain Buy
INDF 4775-4975 Maintain Buy
BUMI 2525-2675 Trading Buy
BORN 870-930 Trading Buy
PGAS 3275-3450 Trading Buy
BBRI 7050-7250 Sell on Strength
UNTR 28800-29900 Sell on Strength
ADRO 1820-1860 Trading Buy
GJTL 2900-3100 Maintain Buy
BBTN 1220-1290 Maintain Buy
DOID 670-840 Trading Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads