Lautandhana Securindo: Profit Taking Ramaikan Perdagangan

Lautandhana Securindo: Profit Taking Ramaikan Perdagangan

- detikFinance
Jumat, 20 Jan 2012 09:21 WIB
Jakarta - IHSG kemarin berhasil kembali ditutup menguat sebesar 0,6% berada di level 4.001,07. Laju penguatan IHSG sendiri tertahan oleh adanya aksi profit taking investor pada saham-saham sektor perkebunan, property, perdagangan dan infrastruktur. Kenaikan saham-saham sektor aneka industri, manufaktur dan industri dasar merupakan penopang kelanjutan penguatan IHSG. Sementara itu, asing kembali membukukan transaksi net buy sebesar Rp 860 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 16.000, DLTA naik Rp 3.000, ASII naik Rp 1.000 dan TOWR naik Rp 1.000; sedangkan saham-saham top losers antara lain UNTR turun Rp 1.000, AALI turun Rp 300, NIPS turun Rp 250 dan CNTX turun Rp 200.

Bursa Wall Street semalm kembali berhasil ditutup menguat terdongkrak oleh hasil laporan kinerja keuangan 2011 yang menggembirakan dari Bank of America dan Morgan Stanley serta turunnya angka pengangguran AS hingga ke titik terendahnya dalam 4 tahun terakhir. Saham Bank of America ditutup naik sebesar 2,4% sedangkan Morgan Stanley menguat sebesar 5%. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat mengekor sentiment positif AS serta lelang surat berharga Spanyol dan Perancis.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat mengekor pergerakan naik bursa global. Indeks Nikkei +1,5%; KOSPI +0,6%; STI +0,5% dan KLSE +1,8%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan berpotenssi terjadi penguatan yang bersifat terbatas diramaikan oleh aksi profit taking investor. Kisaran trading IHSG berada di level 3.968-4.053. Saham-saham berfundamental solid merupakan pilihan kami, antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, GGRM, SMGR, INTP, JSMR, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads