Jakarta - Bursa AS ditutup mixed pada perdagangan Senin di mana indeks Dow Jones ditutup melemah 11,66 poin atau 0,09%, S&P 500 naik 0,05%, dan Nasdaq turun 0,09%. Pelemahan Dow Jones kali ini memutus tren kenaikan dalam 4 hari terakhir, investor kembali fokus pada hasil negoisasi restrukturisasi utang Yunani dan menantikan sudang the Fed pada minggu ini. Saham BoA dan Hewlett-Packard menguat sekitar 2% sedangkan Traveler dan P&G melemah sekitar 2%. Kami melihat bahwa pergerakan Dow Jones mulai jenuh dan rawan koreksi dalam waktu dekat.
Bursa Eropa ditutup menguat terimbas kabar sudah dekatnya Yunani mencapai kesepakatan dengan pihak pemegang obligasi swasta. Indeks FTSE naik 0,94%.
Bursa Asia pagi ini masih cukup positif, Nikkei naik 0,43%, ASX naik 0,34%, sementara sebagian bursa Asia lain masih libur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan masih berpeluang melemah akibat kondisi indeks yang mulai jenuh dapat berimbas pada aksi profit taking, namun investor masih dapat melakukan trading buy pada saham-saham pilihan seperti UNVR, TRAM, CTRS, RALS, dan BBNI.
Indonesia News Highlight
- IPO Surya Esa Rp 610/Saham Β
- BRMS Bakal Raup US$ 18 Juta Dari Tamagot Β
- Garuda Kurangi Trafik Ke Eropa
- Energi Akan Refinancing Utang US$ 200 Juta
Trading Counter β Technical Analysis
- UNVR β Trading Buy
- TRAM β Trading Buy
- CTRS - Trading Buy
- RALS - Trading Buy
- BBNI - buy on Weakness
(dnl/dnl)