First Asia Capital: Saham Tambang dan Properti Jadi Fokus

First Asia Capital: Saham Tambang dan Properti Jadi Fokus

- detikFinance
Jumat, 27 Jan 2012 10:02 WIB
First Asia Capital: Saham Tambang dan Properti Jadi Fokus
Jakarta - Pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin cukup berfluktuatif. Sempat bergerak di teritori negatif hingga level 3.950, namun berhasil ditutup menguat 19,829 poin ke posisi 3.983,434. Sementara level support di kisaran 3.950-3.960 masih mampu menahan pergerakan indeks tidak jatuh lebih dalam.

Ini mengindikasikan pelaku pasar masih menaruh harapan positif terhadap penguatan harga saham sektoral ke depannya. Penguatan indeks komposit kemarin terjadi di tengah minimnya nilai transaksi yang hanya Rp 2,8 triliun di Pasar Reguler dengan asing mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp 285,85 miliar.

Banyaknya harga saham yang mencatatkan penguatan dan pelemahan hampir berimbang. Saham-saham sektor tambang logam kemarin memberikan kontribusi positif bagi penguatan indeks. Ini sejalan dengan respon positif pasar atas penguatan kembali sejumlah harga komoditas logam di pasar internasional seperti harga logam mulia emas, nikel, maupun timah di London.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain saham tambang logam, aksi beli juga melanda beberapa saham yang bergerak di sektor tambang batubara dan kontraktor karya. Sementara pada perdagangan di akhir pekan ini, pergerakan indeks diperkirakan akan bervariasi dengan penguatan yang masih terbatas. Level resisten di 4.020 diperkirakan masih akan menahan laju penguatan indeks. Tipisnya nilai transaksi juga membuat ruang penguatan menjadi terbatas.

Namun demikian arus dana asing yang akan masuk diperkirakan tetap kuat. Kemarin penawaran SUN yang masuk mencapai Rp 50,13 triliun, naik dua kali lipat dari rata-rata nilai permintaan di lelang SUN, sebesar Rp 20 triliun. Dalam lelang tersebut, pemerintah menyerap Rp 10,5 triliun lebih tinggi dari target semula Rp 7 triliun. Pada sisi lainnya, perkembangan bursa global tadi malam ditutup bervariasi. Sejumlah indeks utama bursa Eropa, seperti FTSE dan DAX, berhasil rebound ditutup di teritori positif.

Namun indeks utama di Wall Street mengalami aksi technical correction ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street ditutup masing-masing melemah 0,18% dan 0,57%. Dengan perkembangan tersebut, IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dengan level support di 3.950-3.960 dan resisten di 4.020-4.030. Diperkirakan saham-saham pertambangan, infrastruktur dan sektor yang terkait dengannya dan properti masih akan menjadi fokus pelaku pasar pada perdagangan hari ini.

Saham Pilihan :

  • BUMI 2.475-2.625 Trading Buy
  • ADHI 700-750 Sell on Strength
  • CTRP 580-630 Buy on Weakness
  • TINS 1.780-1.880 Trading Buy
  • INCO 3.700-3.850 Sell on Strength
  • CTRA 550-600 Trading Buy
  • HRUM 7.250-7.550 Sell on Strength
  • APLN 315-330 Maintain Buy
  • INCO 3.550-3.950 Buy Break 3750
  • ANTM 1.730-18.40 Sell on Strength
  • SMCB 2.250-2.375 Maintain Buy

(dnl/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads