Sektor perumahan dan perbankan sebabkan Wall Street terkoreksi. Anjloknya penjualan Pending Home Sales serta sentimen negative di sektor perbankan membuat pasar saham Amerika mengalami koreksi pada perdagangan semalam, dimana indeks DJIA turun β0.18% ke level 12,734, S&P 500 terkoreksi β0.58% ke 1,318 dan Nasdaq anjlok β0.46% ke 2,805. Pending Homes Sales di bulan December secara tidak terduga anjlok β3.5% mom sementara pasar mengharapkan penurunan tipis sebesar β1.0% mom. Secara yoy, Pending Homes Sales di bulan December hanya tumbuh +4.4% yoy, lebih rendah dari pertumbuhan bulan November sebesar +6.9% yoy. Dari sektor perbankan, investor mengkhawatirkan rezim suku bunga rendah hingga 2014 (the Fed Rate ditetapkan pada 0.25%) akan memukul net interest margin perbankan. Hal ini membuat harga saham sejumlah perbankan besar seperti Wells Fargo & Co. anjlok lebih dari β3% semalam. Selain itu, data Initial Jobless Claims mengalami kenaikan ke level 377 ribu dari sebelumny a 352 ribu. Satu satunya data yang positif adalah pertumbuhan Durable Goods Orders di bulan December yang naik +3.0%.
IHSG Berpeluang Menguat (Range 3,965β4,025), IHSG ditutup menguat berada di level 3,983 pada perdagangan kemarin, indeks sempat dibuka dan diperdagangkan pada kecenderungan melemah namun akhirnya mampu menguat di akhir sesi bursa. Candle yang membentuk white closing marubozu memungkinkan bagi indeks untuk dapat melanjutkan penguatannya kembali menguji resistance level di 4,025, namun RSI yang cenderung bergerak keluar dari overbought area berpotensi menghambat laju kenaikan indeks. Hari ini diperkirakan indeks bergerak menguat.
(ang/ang)











































