Mega Capital: Indeks Keluar Dari Area Overbought

Mega Capital: Indeks Keluar Dari Area Overbought

- detikFinance
Jumat, 27 Jan 2012 10:18 WIB
Jakarta - Komitmen the Fed angkat IHSG. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +0.50% ke level 3,983 seiring optimisme di pasar saham regional terkait rencana bank sentral Amerika, the Federal Reserve, untuk mempertahankan rezim suku bunga rendah hingga 2014 serta kemungkinan dilakukannya program quantitative easing ketiga (QE3). Sebagian besar pasar saham regional ditutup positif, dimana indeks Hang Seng naik +1.6%, Kospi +0.3% dan MSCI Asia Pasific +0.9%. Hanya indeks Nikkei 225 yang ditutup turun –0.4% (pasar saham di China, Taiwan, Vietnam, Australia dan India masih tutup). Kembali ke pasar saham Indonesia, harga saham ANTM ditutup naik +3.5% ke level 1,790 terkait estimasi pasar bahwa pendapatan ANTM FY11 akan tumbuh +14.40% ke level IDR 10 triliun, sedangkan harga saham INCO naik +4.2% ke level 3,750 terkait kenaikan harga futures nickel sebesar +1.4% ke level USD 21,225/m.ton di pasar London.

Sektor perumahan dan perbankan sebabkan Wall Street terkoreksi. Anjloknya penjualan Pending Home Sales serta sentimen negative di sektor perbankan membuat pasar saham Amerika mengalami koreksi pada perdagangan semalam, dimana indeks DJIA turun –0.18% ke level 12,734, S&P 500 terkoreksi –0.58% ke 1,318 dan Nasdaq anjlok –0.46% ke 2,805. Pending Homes Sales di bulan December secara tidak terduga anjlok –3.5% mom sementara pasar mengharapkan penurunan tipis sebesar –1.0% mom. Secara yoy, Pending Homes Sales di bulan December hanya tumbuh +4.4% yoy, lebih rendah dari pertumbuhan bulan November sebesar +6.9% yoy. Dari sektor perbankan, investor mengkhawatirkan rezim suku bunga rendah hingga 2014 (the Fed Rate ditetapkan pada 0.25%) akan memukul net interest margin perbankan. Hal ini membuat harga saham sejumlah perbankan besar seperti Wells Fargo & Co. anjlok lebih dari –3% semalam. Selain itu, data Initial Jobless Claims mengalami kenaikan ke level 377 ribu dari sebelumny a 352 ribu. Satu satunya data yang positif adalah pertumbuhan Durable Goods Orders di bulan December yang naik +3.0%.

IHSG Berpeluang Menguat (Range 3,965β€”4,025), IHSG ditutup menguat berada di level 3,983 pada perdagangan kemarin, indeks sempat dibuka dan diperdagangkan pada kecenderungan melemah namun akhirnya mampu menguat di akhir sesi bursa. Candle yang membentuk white closing marubozu memungkinkan bagi indeks untuk dapat melanjutkan penguatannya kembali menguji resistance level di 4,025, namun RSI yang cenderung bergerak keluar dari overbought area berpotensi menghambat laju kenaikan indeks. Hari ini diperkirakan indeks bergerak menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads