OSO Securities: IHSG Masih Rawan Koreksi

OSO Securities: IHSG Masih Rawan Koreksi

- detikFinance
Selasa, 31 Jan 2012 08:52 WIB
OSO Securities: IHSG Masih Rawan Koreksi
Jakarta - Pada pedagangan awal pekan ini (30/01), IHSG ditutup terkoreksi cukup dalam yakni sebesar 71,25 point (-1,79%) ke level 3.915,16 dengan jumlah transaksi sebanyak 3,86 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 4,11 triliun. Hampir seluruh sektor saham mengalami penurunan kecuali sektor trade yang mengalami kenaikan sebesar 0,04%. Saham-saham yang menjadi leading movers antara lain: EMTK, MAYA, SRAJ, BNII dan PNBN. Sedangkan saham-saham yang menjadi lagging mover antara lain: ASII, UNVR, BMRI, BBCA dan INTP.

Bursa Global, Kemarin Dow Jones turun 0.05% (12653.70), indeks S&P 500 turun 0.25% (1313.01) dan indeks Nasdaq turun 0.16% (2811.94). Indeks US turun karena Kanselir Jerman mengatakan bantuan Yunani tidak akan selesai hari ini karena pembicaraan mengenai restrukturisasi utang belum selesai. Sementara Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mengatakan dia mengharapkan kesepakatan dalam beberapa hari mendatang. Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos kemarin menolak panggilan seorang komisaris Uni Eropa yang ditunjuk untuk mengawasi anggaran negara. Presiden Uni Eropa Herman Van Rompuy posting di Twitter bahwa 25 negara Uni Eropa setuju untuk bergabung dengan fiscal compact pada pertemuan puncak hari ini dan para pemimpin menyetujui dana penyelamatan permanen.

Prediksi IHSG. Kemarin indikator slow stochastic oscilator gagal membentuk pola golden cross, bahkan IHSG telah menembus support kuatnya di MA 20. Hal tersebut telah membuat trend jangka pendek IHSG menjadi bearish. Pelemahan indikator MACD Histogram juga mengindikasikan IHSG masih rawan terkoreksi. Hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak pada level 3878 – 3969.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads