Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam pada perdagangan hari Senin (30/01). Indeks komposit saham-saham Indonesia tersebut ditutup turun 71.250 poin atau 1.79% menjadi 3,915.160. Delapan dari sembilan sektor IHSG turun kemarin, dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 2.94%, diikuti oleh sektor aneka industri yang turun 2.54% dan sektor barang konsumen turun 2.49%. Satu-satunya sektor yang bertahan adalah sektor perdagangan dan jasa yang ditutup naik 0.04%. Sementara itu, indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45, juga mengalami penurunan yaitu sebesar 15.653 poin atau 2.23% menjadi 686.969. Indeks-indeks bursa di Asia mengalami penurunan tajam. Turunnya IHSG dan indeks saham di Asia dipicu oleh kehati-hatian investor menjelang KTT Uni Eropa yang dimulai sore kemarin di Brussels, terutama mengenai masalah utang Yunani. Selain itu, para pelaku pasar juga kecewa dengan belum adanya kebijakan pelonggaran moneter oleh pemerintah China. Kedua hal tersebut memicu investor untuk keluar dari pasar ekuitas kemarin sehingga menyebabkan turunnya bursa-bursa Asia. Di IHSG sendiri, sebanyak 210 saham turun, 41 saham naik dan 68 saham stagnan. Transaksi di pasar reguler tercatat sebesar 2.860 miliar lembar saham senilai Rp 3.582 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 757.288 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top losers hari Senin antara lain Astra International (ASII) turun 2.90%, Gudang Garam (GGRM) turun 1.86%, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 2.52%, Unilever Indonesia (UNVR) turun 4.39% dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun 4.53%. Sementara saham-saham yang termasuk top gainers kemarin antara lain Surya Toto Indonesia (TOTO) naik 2.36%, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) naik 8.82%, Bank Mayapada Internasional (MAYA) naik 18.06%, Multi Bintang Indonesia (MLBI) naik 0.03% dan Nipress (NIPS) naik 3.13%.
Saham-saham AS ditutup dengan penurunan tipis pada hari Senin. Turunnya indeks-indeks bursa AS dibatasi oleh naiknya sektor telekomunikasi dan teknologi. Pada awal perdagangan, index futures Dow Jones sempat jatuh lebih dari 100 poin seiring naiknya imbal hasil (yield) obligasi negara Portugal yang naik tajam sehingga kembali memicu kekhawatiran terhadap masalah krisis utang di negara-negara Eropa. Setelah jatuh 131 poin, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 6.74 poin atau 0.1% menjadi 12,653.72. Indeks S&P 500 turun 3.32 poin atau 0.3% menjadi 1,313.01, dengan sektor keuangan turun paling tajam setelah laporan bahwa Jerman menginginkan Yunani untuk menyerahkan pengelolaan fiskalnya kepada Uni Eropa, sebagai syarat untuk paket dana talangan berikutnya dari Uni Eropa. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite, setelah turun 34 poin, ditutup melemah 4.61 poin atau 0.2% menjadi 2,811.94.
Kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan sideways hari ini, dengan level support dan resistance IHSG di 3,840 dan 4,020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Pick:
BMRI (6,650) β SELL
INTP (16,850) β SELL
BBNI (3,625) β SELL
UNVR (19,600) βSELL
(ang/ang)