Minyak light sweet diperdagangkan di level US$ 98,45 per barel menyusul kecemasan investor akan krisis utang di Eropa serta turunnya jumlah konsumsi bahan bakar di AS, negara pengkonsumsi energi terbesar di dunia.
IHSG kemarin (31/1/2012) ditutup naik 27 poin (+0,68%) ke level 3.941,69 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp 69 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah BMRI, ITMG, INTP, BBRI dan TLKM. Mata uang Rupiah terdepresiasi 8 poin ke level 8.998 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News & Analysis
- ANTM: Dapat Pinjaman Sindikasi Senilai US$ 650 Juta
- JSMR: Tarif Tol Cikampek & Bandara Naik Mulai Juli
- DOID: Anggarkan Capex US$300 Juta
Economy & Strategy
- Economy: Kredit Perbankan AS Semakin Ketat
- Industry: Ekspor Sawit Ditolak AS, Pemerintah Siap Melawan











































