OSO Securities: Waspada Profit Taking

OSO Securities: Waspada Profit Taking

- detikFinance
Jumat, 03 Feb 2012 09:17 WIB
OSO Securities: Waspada Profit Taking
Jakarta - Setelah bergerak bertahan pada level 3.900-an, akhirnya IHSG kemarin (02/02) ditutup di atas level 4000. IHSG ditutup menguat 51,93 poin point (+1,31%) ke level 4.016,90 dengan jumlah transaksi sebanyak 5,08 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 6,53 triliun.

Seluruh sektor mengalami penguatan, di mana sektor property dan trade merupakan sektor yang mengalami kenaikan terbesar. Saham-saham yang menjadi leading movers antara lain: EMTK, TLKM, ADRO, CPIN dan BBCA. Sedangkan saham-saham yang menjadi lagging mover antara lain: BMRI, BBNI, ICBP, BNII dan DSSA.

Bursa Global, Kemarin Dow Jones turun 0,09% (12.705,40), indeks S&P 500 naik 0,11% (1.325,54) dan indeks Nasdaq naik 0,40% (2.859,68). Indeks US rata-rata naik karena keluarnya data jobless claim yang turun di bawah ekspektasi consensus. Investor juga menunggu hasil employment report yang akan dikeluarkan besok, karena data employment ini menjadi salah satu katalis penguatan ekonomi di US.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Bernanke, ketua the Fed mengatakan ekonomi menunjukkan sinyal membaik, walaupun tetap rentan terhadap guncangan. Beliau juga memanggil anggota parlemen untuk mengurangi budget difisit US jangka panjang.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan kembali bergerak dengan kecenderungan positif. White Marubozu yang terbentuk kemarin mengindikasikan potensi penguatan masih akan terjadi. Selain itu, indikator stochastic Oscilator juga kembali membentuk pola golden cross serta indikator MFI masih menunjukan adanya akumulasi. Namun demikian diimbau kepada para investor untuk tetap hati-hati mengingat hari ini merupakan akhir pekan dalam perdagangan minggu ini yang biasanya aksi profit taking sering terjadi. IHSG diperkirakan akan bergerak pada level 3.981–4.055.

Highlight News

  • KAEF Bidik Right Issue Rp 2 Triliun
  • BSDE Targetkan Penjualan Rp 4,2 Triliun
  • BIPI Mendapat Pinjaman untuk Mendanai Akuisisi Astrindo
  • ADRO Targetkan Produksi Naik 11%
  • APOL Selesaikan Buyback Surat Utang
  • Sisa IPO GIAA Untuk Membeli Pesawat
  • Big Daddy IPO Semester I 2012
  • DUTI Bayar Utang Rp 500 Miliar di Bulan Juli 2012

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads