First Asia Capital: IHSG Masih Berpeluang Menguat

First Asia Capital: IHSG Masih Berpeluang Menguat

- detikFinance
Jumat, 03 Feb 2012 09:24 WIB
First Asia Capital: IHSG Masih Berpeluang Menguat
Jakarta - Aksi beli kembali berlanjut pada perdagangan kemarin. IHSG kembali menguat hingga menembus level 4.000, yakni ditutup di 4.016,902 atau menguat 51 poin (1,31%). Ini merupakan penguatan berturut-turut dalam tiga sesi perdagangan terakhir. Secara technical, candle yang terbentuk mengindikasikan berlanjutnya bullish trend, yakni terbentuknya pola three white soldiers. Aksi beli pelaku pasar terutama juga ditopang oleh arus dana asing yang masuk dalam bentuk pembelian bersih asing mencapai Rp 556,28 miliar.

Penguatan IHSG kemarin ditopang oleh saham emiten sektor pertambangan, properti dan barang konsumsi. Meningkatnya aksi beli di pasar saham Indonesia sejalan dengan tren bullish yang terjadi di pasar saham global. Hal ini ditopang oleh optimisme pelaku pasar atas prospek perbaikan ekonomi global tahun ini menyusul keluarnya sejumlah data ekonomi yang menunjukkan peningkatan kegiatan ekonomi di berbagai belahan dunia seperti di China, AS, dan Jerman. Pada perdagangan hari ini pelaku pasar diperkirakan masih akan melanjutkan pembeliannya meskipun rawan akan terjadinya aksi ambil untung di beberapa counter yang mengindikasikan harga yang relatif tinggi.

Sementara perkembangan pasar saham global terutama di AS dan Eropa tadi malam terlihat bervariasi. Sejumlah bursa utama Eropa ditutup masih diteritori positif meskipun penguatannya mulai terbatas. Sedangkan di Wall Street indeks DJIA relatif flat ditutup melemah tipis 0,09%, sedangkan Nasdaq menguat 0,4% dan S&P 500 menguat 0,11%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham sektor energi dan material mengalami aksi ambil untung menyusul harga komoditasnya yang melemah. Secara keseluruhan pasar masih bergerak dalam tren bullish. Kekhawatiran akan terjadinya resesi ekonomi global tahun ini semakin memudar menyusul data-data ekonomi di sejumlah negara utama di dunia ini menunjukkan pertumbuhan positif. Isu utang Yunani tampaknya akan selesai dalam pekan mendatang setelah pertemuan Menteri Keuangan Uni Eropa diharapkan menyepakati paket bantuan dana tahap dua ke Yunani. Kesepakatan ini akan meningkatkan kembali kepercayaan pasar atas penyelesaian krisis utang di wilayah tersebut.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan berpeluang menguat meskipun akan dibayangi dengan aksi ambil untung. Saham-saham sektor energi dan material rawan terjadinya koreksi menyusul harga komoditasnya yang melemah. Namun pelemahan ini bersifat sementara, dan bisa dimanfaatkan melakukan pembelian selektif terbatas. Level resisten IHSG ada di 4.035 dengan support di 4.000.

IHSG S1 4.000 S2 3.975 R1 4.035 dan R2 4.070

Saham Pilihan :

  • ADRO 1900-1990 Trading Buy
  • ITMG 37800-39950 Trading Buy
  • TOTL 400-480 Buy on Weakness
  • ADHI 690-740 Buy on Weakness
  • INDF 4850-5050 Maintain Buy
  • CPIN 2550-2850 Trading Buy
  • INCO 3950-4150 Sell on Strength
  • BDMN 4725-5000 Trading Buy
  • CTRA 590-640 Trading Buy
  • APLN 315-340 Maintain Buy

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads