Lautandhana Securindo: Profit Taking Mengintai

Lautandhana Securindo: Profit Taking Mengintai

- detikFinance
Jumat, 03 Feb 2012 09:42 WIB
Jakarta - IHSG kemarin berhasil ditutup kembali menguat sebesar 1,3% berada di level 4.016,90 ditopang oleh penguatan signifikan saham-saham sektor property, perdagangan dan infrastruktur. Lanjutan penguatan tersebut sejalan dengan penguatan bursa Asia seiring dengan positifnya data manufaktor global. Asing kemarin membukukan transaksi net buy yang signfikan sebesar Rp 556 miliar. Saham-saham top gainers, antara lain ASII naik Rp 350, ADRO naik Rp 90, ASRI naik Rp 35, ITMG naik Rp 1.950, UNTR naik Rp 650 dan BBCA naik Rp 100; sedangkan saham-saham top losers, antara lain BMRI turun Rp 100, BBNI turun Rp 25 dan ELSA turun Rp 10.

Bursa Wall Street semalam ditutup cenderung flat sembari menunggu data pengangguran mingguan dan non-farm payroll AS yang akan direlease akhir pekan ini. Indeks Nasdaq tercatat naik sebesar 0,4% di level 2.859,7 tertolong oleh penguatan saham-saham sektor teknologi setelah emiten Qualcomm (+1,9%) mengumumkan kinerja keuangan yang memuaskan. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat terbatas dimana indeks DJ Euro Stoxx +0,3% di level 2.478,2 sedangkan indeks FTSE 100 naik tipis 1% di level 5.796,1.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah terbatas menunggu pengumuman data pengangguran dan non-farm payroll AS. Indeks Nikkei -0,1%; KOSPI -0,3%; STI +0,4% dan KLSE –0,4%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan masih bergerak fluktuatif dengan potensi terjadi aksi profit taking investor. Kisaran trading IHSG hari ini berada di level 3.982-4.111. Saham pilihan kami, antara lain: UNTR, INDY, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI dan BMRI.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads