Wall Street terkoreksi dipicu sektor perumahan. Pasar saham Amerika mengalami koreksi dipicu penurunan di sektor pengembang property, terkait downgrade yang dilakukan oleh Raymond James Financial Inc. Selain itu, masih belum dicairkannya bantuan kepada pemerintah Yunani senilai 130 miliar euro membuat pasar khawatir akan terjadinya disorderly default. Indeks DJIA dan Nasdaq ditutup masing masing terkoreksi –0.13% ke 12,845 dan 2,901 sementara indeks S&P 500 turun tipis –0.04% ke 1,344.
IHSG fluktuatif, cenderung terkoreksi (Range 3,980—4,030), IHSG sempat mencoba untuk melewati resistance level yang berada di 4,030, namun untuk kesekian kalinya indeks tampak mengalami kegagalan dan ditutup melemah berada di level 3,974. Candle yang membentuk formasi evening star berpotensi membawa indeks kembali melanjutkan pelemahannya dan bergerak menuju support level pada Fibonacci Fan yang berada di 3,940 yang sekaligus menguji EMA 20. Stochastic tampak mengindikasikan terjadinya death cross. Sementara jika indeks berbalik menguat kemungkinan menguji level 4,000. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Dari data ekonomi, pasar mengharapkan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 6% pada Rapat Dewan Gubernur yang rencananya akan dilakukan pada Kamis (9/2) mendatang.
(ang/ang)











































