OSK Nusadana: Risiko IHSG Mulai Berkurang

OSK Nusadana: Risiko IHSG Mulai Berkurang

- detikFinance
Rabu, 08 Feb 2012 10:00 WIB
Jakarta - IHSG bergerak sangat volatile pada perdagangan kemarin dan ditutup melemah 19 points dan tutup di level 3,955.4 (-0.49%). Saham-saham seperti ADRO,BSDE, TLKM, LSIP, dan UNVR menjadi penahan penurunan market, sementara saham perbankan seperti BBRI dan BBCA, ASII dan GGRM menjadi market lagger pada perdagangan kemarin. Asing tercatat masih melakukan net sell dalam jumlah besar, sebanyak Rp630 miliar. Saham perbankan seperti BMRI, BBNI, dan BBRI masih menjadi saham yang paling banyak dilepas oleh foreign investor masih akibat pengaruh penurunan t-bills dan juga default nya hutang BLTA. Sementara dari bursa Asia, meskipun masih bergerak mix, beberapa bursa Asia seperti Nikkei dan Hang Seng, masing-masing masih menguat +0.50% dan +0.62%

Bursa US dan Eropa bergerak mix pada perdagangan kemarin, Dow menguat tipis dan naik +0.26%, sementara dari Eropa, bursa London dan Jerman masing masih naik, FTSE -0.03%, dan DAX -0.16%. Sementara dari bursa komoditas, harga oil WTI sedikit menguat dan diperdagangkan di harga US$ 98.4/brl (+1.55%) setelah sebelum nya sempat menyentuh level US$96/brl, sementara harga timah menguat cukup signifikan sebesar +4.08% dan di perdagangkan di harga US$ 25,500/ton.

Trading Ideas
Economic Update: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan GDP Indonesia tumbuh 6,5% di 2011 (full year). pertumbuhan GDP 2011 berasal dari pengeluaran consumption yang mencatatkan pertumbuhan +4,7%, government spending +3,2%, PMTB tumbuh +8,8%, ekspor tumbuh +13,6%, dan impor tumbuh 13,3%. Sedangkan dilihat dari besarnya kontribusi terhadap PDB, consumption mencatatkan kontribusi terbesar yakni 54,6%. Sementara, government spending berkontribusi 9%, PMTB sebesar 32%, ekspor 26,3%, dan impor sebesar 24,9%. Untuk tahun 2012 in, kami menargetkan kenaikan GDP dapat mencapai 6.1%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media Nusantara Citra (MNCN)
Strong FY11 Earnings: Pada keterbukaan perusahaan pada media beberapa waktu yang lalu, MNCN melaporkan bahwa laba bersih mereka untuk FY11 naik sebesar Rp 1.1 triliun (unaudited). MNCN juga berencana untuk membayarkan dividen sebesar Rp35/saham, sesuai dengan estimasi kami.

Good performance to continue in 2012: Untuk tahun 2012 ini, performance MNCN diharapkan masih akan bergerak positif. Pertumbuhan penjualan diperkirakan masih dapat menguat sebesar +23% (yoy), dan perusahaan menargetkan laba bersih untuk 2012 dapat mencapai Rp1.5 triliun (+36% yoy), atau 14% lebih tinggi dibandingkan estimasi dari kami.

Maintain high audience rating: Melalui tiga stasiun televisi mereka, perusahaan menargetkan total audience rating dapat mencapai 39%, beberapa program pendukung antara lain sintron, dan acara olahraga seperti turnamen sepak bola Euro 2012, dan Indonesian Premier League.

BUY Recommendation untuk MNCN dengan TP sebesar Rp1,650 PER12-13f 17.3x dan 14.1x

Special Mention
Arwana Citramulia (ARNA): Buy recommendation untuk ARNA dengan ekspetasi rearning 2011 mereka tumbuh sebesar 20% (yoy) atau masih inline dengan ekspektasi kita. Dividend payout untuk 2012 adalah sebesar Rp 20/lbr (dijadwalkan mei-juni), diatas ekspektasi yang sebesar Rp13/lbr saham. Target price untuk ARNA ke Rp580, merefleksikan PER 2011 sebesar 9.5x.

Adaro Energy (ADRO) melaporkan volume produksi mereka yang mencapai 47.6 juta ton di tahun 2011 (+13% yoy), inline dengan estimasi kami di 47 juta ton. Untuk 2012 perusahaan menargetkan total produksi mereka dapat mencapai 50-53 juta ton dengan EBITDA sebesar US$ 1.3-1.5 miliar. Sementara kami mengestimasi produksi mereka dapat mencapai 55 juta ton, dengan EBITDA US$ 1.6 miliar. Kami masih NEUTRAL terhadap ADRO, karena kami masih belum melihat katalis jangka pendek yang dapat meningkatkan valuasi perusahaan. NEUTRAL untuk ADRO dengan target price di Rp2,150, dengan 12PERf 8.8x.

Technical view: Dengan makin relatif mengecilnya daily risk hari ini yakni sekitar level 24.59 % diperkirakan IHSG hari ini cenderung naik dengan perkiraan resistance terdekat ke level 3,986.5 dan support di level 3,940.6. Jika IHSG hari ini mampu bertahan minimal di level 3,986.5 diperkirakan kenaikkan akan berlanjut dalam minggu ini dan konfirm bottom reversal. Dari indikator terlihat koreksi yang makin terbatas dengan potensi rebound. Technical stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Astra International Indonesia (ASII), Acc.Buy
2. Adaro Energy (ADRO), Acc.Buy
3. Unilever Indonesia (UNVR), Acc.Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads