Jakarta - Perdagangan IHSG kemarin cukup berlangsung fluktuatif yang akhirnya ditutup melemah terbatas sebesar 0,2% di level 3.978,99 tertahan oleh aksi selective buy investor pada saham sektor perkebunan, consumer, industri dasar, property dan infrastruktur jelang akhir sesi sore. Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% seiring dengan masih rendahnya angka inflasi merupakan sentiment positif atas selective buy yang terjadi. Aksi profit taking juga masih marak terjadi terutama pada saham sektor aneka industri dan perbankan. Sementara itu, asing masih catat transaksi net sell sebesar Rp 420 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya GGRM naik Rp 750, KKGI naik Rp 450, ADMF naik Rp 350 dan AALI naik Rp 300; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.900, PTRO turun Rp 500, LMSH turun Rp 475 dan UNTR turun Rp 300.
Bursa Eropa semalam ditutup menguat rata-rata sebesar 0,4% seiring dengan harapan positif dari proses restrukturisasi utang Yunani. Para pemimpin politik Yunani telah menyepakati syarat-syarat pengetatan biaya anggaran yang diajukan oleh Uni Eropa dan IMF dalam perjanjian Troika. Sementara itu, bursa Wall Street semalam cenderung ditutup stagnan akibat perhatian investor terhadap perkembangan proses bailout Yunani dibandingkan dengan beberapa indikator berita ekonomi yang cukup positif di awal tahun ini.
Bursa Asia juga tengah menunggu perkembangan Yunani dimana pagi ini bursa Asia dibuka melemah tipis. Indeks Nikkei -0,3%; KOSPI -0,4% dan STI +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways dengan kisaran trading di level 3.954-4.007. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.
(ang/ang)