Dari US dan Eropa, Dow Jones bergerak positif dan ditutup di level 12,890.5 (+0.05%). Sementara dari Eropa, beberapa bursa utama di benua tersebut sudah mulai menunjukan penguatan. FTSE London dan Dax Jerman, masing-masing rebound +0.33% dan +0.59%. Dari komoditas, harga Oil WTI akan kembali mencoba resistance harga nya di US$100/brl. Saat ini il WIT diperdagangkan di harga US$99.8/brl. Sementara rupiah juga menguat +1.8%, dan diperdagangkan di harga Rp9,040/US$.
Trading Ideas
Otomotif sektor di Indonesia masih akan bersinar pada tahun 2012 ini setelah pemerintah berencana untuk memberikan insentif pajak terhadap produsen kendaraan yang memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan atau low-cost and green cars (LCGC). Instif ini akan diberikan dalam 3 tahap: (1) Pembebasan cukai untuk mesin dan bahan baku produksi, (2) Pembebasan cukai untuk komponen industri (spare part mesin produksi), dan (3) Penurunan pajak barang mewah untuk kendaraan. Sebelum nya pajak barang mewah untuk kendaraan roda 4 dengan mesin 1000-1200cc adalah sebesar 10%, dengan proposal baru ini, pajak untuk kendaraan 1200cc adalah sebesar 5% dan free tax untuk kendaraan bermesin 1000cc. Insentif pajak ini diharapkan akan menurunkan biaya produksi perusahaan sehingga harga kendaraan roda 4 akan lebih affordable. Insentif pajak ini juga diberikan agar kendaraan roda 4 bisa lebih terjangkau kepada masyrakat menengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Special mention: ASII, BKSL, dan BBRI
Technical view: Meskipun IHSG ditutup negatif pada perdagangan kemarin, namun indikator MFI Optimized masih bergerak positif sementara indikator RSI Optimized belum sepenuhnya turun. Hal ini menandakan indeks secara umum masih cenderung konsolidasi dengan berpotensi untuk menguat. Resistance terdekat diperkirakan sekitar level 4,000.1 dan support di level 3,952.1 dengan daily risk saat ini sekitar level 53.00 %. Untuk naik lebih lanjut minimal IHSG harus mampu bertahan di level 3,976.1. Technical stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Bakrieland Development (ELTY), Acc. Buy
2. Indocement Tunggal Prakasa (INTP), Acc.Buy
3. Summarecon Agung (SMRA), Acc.Buy
(ang/ang)











































