Indeks utama bursa saham di Amerika melemah -1% akhir pekan lalu setelah lima pekan reli. Penurunan terbesar dipimpin oleh saham sektor keuangan dan industri. Dow Jones turun -0.99%, S&P 500 turun -0.97%, dan Nasdaq turun -0.98%. Penurunan bursa AS terjadi karena sentimen peliknya masalah bailout Yunani serta adanya perkiraan penurunan kepercayaan konsumen di AS. Investor menganggap penurunan bursa AS itu tidak terlalu masalah, karena bursa membutuhkan jeda setelah naik sejak enam pekan terakhir. Mengingat fakta bursa sudah reli 7% dalam enam minggu, dan reli 25% dalam empat bulan. Pasar saham Eropa memerah, karena kecemasan pasar soal dana talangan Yunani. FTSE melemah -0.51%, dan DAX tergerus -0.84%.Yunani harus lebih dulu meloloskan paket penghematan terbaru dalam bentuk peraturan, dan meyepakati pemangkasan belanja, sebelum pemerintah zona Euro menyetujui permohonan bailout.Sementara investor miliarder George Soros berpendapat, Uni Eropa saat ini, terutama negara -negara yang dililit utang tengah menghadapi dekade yang tersesat. Menurutnya, kondisi Eropa yang tengah tertimpa krisis, bisa memakan waktu lebih dari satu dekade. Jepang yang pernah mengalami kondisi serupa akibat membengkaknya bisnis perumahan dan krisis perbankan, tidak mengalami pertumbuhan selama 25 tahun.Paket pemotongan anggaran, upah dan pensiun yang akan diterapkan parlemen Yunani, lanjut Soros, belum tentu akan berfungsi dalam jangka panjang. Namun hal tersebut cukup menenangkan pasar dalam waktu enam bulan ke depan.Soros juga mendukung sikap Obama yang menerapkan 'aturan' Warren Buffet yaitu semua orang yang pendapatannya lebih dari USD 1 juta per tahun akan dikenakan pajak minimal 30%.
IHSG Diperkirakan Sideways (Range 3,890β3,940). IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup melemah berada di level 3,912. Indeks juga tampak mampu melewati support level pada Fibonacci Fan dan sekaligus melewati EMA 20 yang berada di level 3,950, hal tersebut berpotensi terjadinya perubahan tren pada indeks dalam jangka menengah yang mana dimungkinkan bagi indeks untuk kembali bergerak menguji MA 200, candle yang membentuk black opening marubozu memungkinkan untuk mengalami pelemahan dalam jangka pendek, namun penguatan di akhir sesi bursa kemungkinan dapat menahan laju pelemahan indeks dan mengalami technical rebound. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.
(ang/ang)











































