Phillip Securities: Sentimen Negatif Kembali Menekan IHSG

Phillip Securities: Sentimen Negatif Kembali Menekan IHSG

- detikFinance
Selasa, 14 Feb 2012 09:44 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 49.509 poin atau 1.27% menjadi 3,961.902 pada perdagangan hari Senin (13/02). Kenaikan indeks komposit tersebut dimotori oleh naiknya saham-saham di sektor aneka industri yang naik 2.80%, diikuti oleh sektor finansial yang naik 1.79% dan sektor industri dasar naik 1.66%. Sedangkan sektor perdagangan dan jasa turun 0.14%. Indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45, juga naik sebesar 10.866 poin atau 1.60% menjadi 690.215. Bursa-bursa saham Asia mencatat kenaikan dalam sesi perdagangan kemarin, setelah parlemen Yunani menyetujui rencana penghematan anggaran negara tersebut, sebagai salah satu syarat bagi Yunani untuk mendapatkan dana talangan dari Uni Eropa. Dana talangan sebesar 130 miliar euro tersebut dapat menyelamatkan Yunani dari gagal bayar (default) di bulan Maret ini. Rencana pemangkasan anggaran negara, atau yang biasa disebut austerity measure, juga meliputi PHK pegawai negeri dan menimbulkan protes keras di Atena, ibukot a Yunani. Namun pasar ekutias menanggapi positif disetujuinya rencana tersebut karena gagal bayar Yunani dapat memicu krisis ekonomi yang lebih buruk. Beberapa saham yang mencatat kenaikan terbanyak pada perdagangan hari Senin antara lain Astra International (ASII) naik 3.02% menjadi Rp 73,350, H.M. Sampoerna (HMSP) naik 2.15% menjadi Rp 47,500, Unilever Indonesia (UNVR) naik 2.85% ke Rp 19,850, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik 2.34% menjadi Rp 17,500 dan Jasa Marga (Persero) (JSMR) naik 5.08% menjadi Rp 4,650. Sementara saham-saham yang menahan naiknya IHSG lebih lanjut dengan mengkontribusi negatif antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 1.48% menjadi Rp 39,850, Astra Agro Lestari (AALI) turun 2.41% menjadi Rp 22,300, Petrosea (PTRO) turun 1.19% menjadi Rp 37,450, United Tractors (UNTR) turun 1.03% ke Rp 28,800, dan Samudera Indonesia (SMDR) turun 5.27% menjadi Rp 4,025. Sebanyak 158 saham emiten IHSG naik, 64 saham turun dan 94 lainya stagnan pada perdagangan kemarin. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 2.604 miliar lembar saham dengan nilai total Rp 3.588 triliun. Sementara investor asing membukukan aksi beli bersih dengan total Rp 56.124 miliar.

Saham-saham AS berakhir menguat setelah parlemen Yunani menyetujui rencana penghematan anggaran negara sebagai syarat bagi Yunani untuk dapat menerima dana talangan kedua sebesar 130 miliar Euro, sehingga negara tersebut dapat menghindari gagal bayar (default) yang kacau. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 72.81 poin atau 0.6% menjadi 12,874.04. Indeks S&P 500 naik 9.13 poin atau 0.7%, menjadi 1,351.77. Indeks Nasdaq Composite menguat 27.51 poin atau 1%, menjadi 2,931.39.

Kami memperkirakan IHSG akan turun hari ini, seiring sentimen negatif di pasar ekuitas Asia setelah Moody’s Investor Service memotong peringkat obligasi negara-negara di zona Eropa, termasuk Italia, Spanyol dan Portugal. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,910 dan 3,990.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
CPIN (2,825) – Spec. Buy
KIJA (185) – Spec. Buy
PGAS (3,550) – HOLD
ASII (73,350) – Spec. Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads