OSK Nusadana: Target Jangka Pendek IHSG di 4.038

OSK Nusadana: Target Jangka Pendek IHSG di 4.038

- detikFinance
Rabu, 15 Feb 2012 09:46 WIB
Jakarta - IHSG kembali melemah dan ditutup terkoreksi 9 pts pada perdagangan selasa kemarin, mengantarkan IHSG untuk tutup di level 3,952.8 (-0.23%), dengan asing melakukan net sell sebesar Rp60 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh foreign antara lain masih dari sektor perbankan seperti (BBCA, BBRI, dan BMRI) dan beberapa saham blue chip lain nya seperti ASII, INCO, dan ADRO. IHSG mencatat transaksi yang normal, dengan value sebesar Rp 4 triliun dan volume sebanyak 7.2 juta lot.

Bursa Asia bergerak mix dimana Nikkei menguat +0.59%, Hang seng +0.15%, dan KOSPI turun -0.15%. Dari US dan Eropa, Dow Jones bergerak sideways naik 4 pts ke level 12,878. Sementara dari Eropa, beberapa bursa utama di benua tersebut mengalami pelemahan. FTSE London dan Dax Jerman, masing-masing turun -0.10% dan -0.15%. Dari komoditas, harga Oil WTI masih bertengger diatas US$100/brl. Saat ini Oil WTI diperdagangkan di harga US$100.7/brl (-0.17%). Sementara rupiah masih diperdagangkan di harga Rp9,075/US$.

Trading Ideas
Astra International (ASII): ASII bergerak secara volatile pada perdagangan kemarin pada range Rp72,450-Rp73,700, untuk kemudian ditutup menguat +0.47%. Selama sepekan kemarin saham tersebut terkoreksi 5 hari berturut-turut dan turun hampir 10% dari Rp79,000 ke Rp71,200. Sentimen mengenai rencana stock-split Astra yang akan dibicarakan pada RUPS bulan April ini, diharapkan masih dapat menjadi katalis kenaikan ASII. Secara fundamental kami masih menunggu report FY 2011 perusahaan, tapi berdasarkan laporan kuartal 3 2011, Laba bersih ASII pada 3Q11 masih tercatat naik sebesar +23.7% (y-o-y). Forecast pada 2012 ini, ASII diharapkan masih dapat mencetak kenaikan laba sebesar +13.7% Kami masih tetap memantain BUY untuk ASII dengan TP di IDR82,500, merefleksikan PER12 dan PBV12 15.3x dan 4.1x.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aneka Tambang (ANTM): ANTM menjadi salah satu saham yang menguat pada perdagangan kemarin dengan penguatan sebesar +2.64% dan tutup di harga Rp1,940. Kuat nya harga emas di level US$1,700 menjadi salah satu penggerak harga saham ini. ANTM saat ini diperdagangkan di harga 8.9x PER dan 1.8x PBV berdasarkan laporan keuangan terakhir mereka di kuartal 3 2011. Secara valuasi ANTM saat ini cukup murah, melihat PER IHSG saat ini sebesar 17.4x. Hal yang harus digaris bawahi dari ANTM, atau pun saham saham dari sektor mining lain nya, adalah tertekan nya harga komoditas dan berkurang nya demand akibat dari perlambatan ekonomi global akan menekan laju pertumbuhan perusahaan tersebut. Saat ini, momentum penguatan emas masih dapat dijadikan acuan untuk Trading ANTM.

Media Nusantara Citra (MNCN): MNCN selama perdagangan di beberapa hari terakhir sudah turun sebesar -13% dari level tertinggi nya di Rp 1,640. Saat ini, saham MNCN menjadi saham dengan valuasi yang cukup murah jika dibandingkan saham sejenis seperti IDKM atau pun SCMA. Penurunan ini bisa menjadi kesempatan untuk mengakumulasi MNCN. Fair value untuk MNCN ada di Rp 1,650 dengan PER12f 15.5x dan PBV12f 3.2X.

Technical view: IHSG hari ini dipekirakan konsolidasi dengan kecenderungan menguat dengan perkiraan resistance berikutnya di level 3,984.7 dan support di level 3,931.4. Indikator teknikal secara umum masih bergerak positif dengan daily risk saat ini sekitar level 40.04 %. Kenaikkan lebih lanjut akan ditentukan apakah IHSG mampu bertahan di level 3,967.0 atau tidak. Target jangka pendek IHSG di level 4,038.1. Technical stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Gajah Tunggal (GJTL), Acc. Buy
2. Hexindo Adiperkasa (HEXA), Acc. Buy
3. Indo Tambangraya Megah (ITMG), Trading Buy

Special mention: PGAS, GIAA dan KIJA

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads