Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir naik tipis 0.228 poin atau 0.01% menjadi 3,953.045 setelah diperdagangkan dalam sesi yang cukup datar pada hari Rabu (15/02). Enam sektor ditutup positif, dan 3 sektor berakhir negatif, dimana kenaikan terbanyak dipimpin oleh sektor properti dan konstruksi yang naik 1.57%, diikuti sektor pertambangan naik 1.00% dan sektor perdagangan dan jasa naik 0.72%. Sementara sektor aneka industri turun 0.90%, finansial turun 0.82% dan infrastruktur berakhir negatif 0.22%. Sebagian besar bursa-bursa Asia ditutup positif pada hari Rabu, setelah China mengindikasikan rencananya untuk memperluas dukungannya terhadap krisis utang Eropa. Gubernur bank sentral China (PBOC) mengatakan bahwa krisis utang di zona Eropa dapat dipecahkan dan China akan memperluas investasinya di Eropa sambil tetap mempertahankan investasinya di aset-aset negara Eropa. Sementara itu, parlemen Yunani telah menyetujui paket penghematan anggaran negara yang menjadi syarat bag i negara tersebut untuk memperoleh dana talangan kedua dari Uni Eropa dan IMF. Para pemimpin negara tersebut mengatakan akan memberikan rincian program penghematan anggaran negara (austerity measure) secara tertulis kepada Uni Eropa. Yunani perlu mendapatkan dana talangan senilai 130 miliar euro tersebut untuk menghindari gagal bayar (default) yang tidak terkendali. Di IHSG sendiri, sebanyak 129 saham emiten naik, 86 saham turun dan 103 saham tidak bergerak. Sebanyak 2.850 miliar lembar saham senilai Rp 3.884 triliun berpindah tangan di pasar reguler IHSG kemarin. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 388.186 miliar. Saham-saham yang termasuk dalam jajaran top gainers Rabu antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 2.71% ke Rp 41,650, H.M. Sampoerna (HMSP) naik 1.27% ke Rp 47,900, Gudang Garam (GGRM) naik 0.91% ke Rp 55,300, Mandom Indonesia (TCID) naik 3.70% ke Rp 8,400 dan Harum Energy (HRUM) naik 3.70% menjadi Rp 8,400. Sementara saham-saham yang termasuk top losers kemarin antara lain Astra International (ASII) turun 1.02% menjadi Rp 72,950, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun 1.97% ke Rp 17,450, Mayora Indah (MYOR) turun 1.32% ke Rp 14,900, Indomobil Sukses Internasional (IMAS) turun 0.97% ke Rp 15,250 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 2.86% menjadi Rp 3,400.
Saham-saham AS ditutup lebih rendah Rabu, seiring kekhawatiran tentang dana talangan Yunani dan komentar Federal Reserve yang memupuskan harapan untuk pelonggaran kebijakan moneter. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 97.33 poin atau 0.8%, menjadi 12,780.95. Indeks S&P 500 turun 7.27 poin atau 0.5% menjadi 1,343.23. Nasdaq Composite turun 16 poin atau 0.6% menjadi 2,915.83.
Di tengah pergerakkan IHSG yang sideways beberapa hari terakhir, kami kembali memprediksikan IHSG bergerak cenderung melemah hari ini. Investor kembali dilanda ketakutan akan kemungkinan gagal bayar utang Yunani. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,860 dan 3,995.
(ang/ang)